Sepakbola

Galatasaray Yakin Lolos Meski Unggul Tiga Gol atas Juventus

Advertisement

Galatasaray membawa modal berharga berupa keunggulan tiga gol saat bersiap menghadapi Juventus dalam laga tandang leg kedua play-off babak 16 besar Liga Champions 2025/2026. Kendati demikian, tim berjuluk The Lions ini menegaskan bahwa perjuangan mereka belum sepenuhnya usai.

Modal Berharga dari Istanbul

Pada leg pertama yang digelar di Ali Sami Yen Spor Kompleksi, Istanbul, Turki, Rabu (18/2/2026) dini hari WIB, Galatasaray berhasil mengalahkan Juventus dengan skor telak 5-2. Kemenangan ini menjadi bekal penting untuk menghadapi pertandingan penentuan di markas Juventus pekan depan.

Dalam pertandingan tersebut, Noa Lang tampil gemilang dengan mencetak dua gol atau brace. Tiga gol tambahan untuk Galatasaray disumbangkan oleh Gabriel Sara, Davinson Sanchez, dan Sacha Boey. Sementara itu, Juventus hanya mampu membalas melalui Teun Koopmeiners.

Lang Ingatkan Rekan Setim untuk Tetap Fokus

Meskipun unggul agregat, Noa Lang menekankan pentingnya menjaga fokus dan tidak menganggap remeh Juventus. Pemain asal Belanda itu mengungkapkan rasa syukurnya atas performa apik tim dan kontribusinya dalam mencetak dua gol ke gawang klub sebesar Juventus.

“Saya senang bisa mencetak dua gol. Kami bermain sangat baik sebagai sebuah tim saat menghadapi klub raksasa seperti Juventus. Secara mental, kami juga berada dalam kondisi yang sangat prima,” kata Lang sebagaimana dikutip dari situs resmi UEFA.

Advertisement

Lang menambahkan bahwa perjuangan belum berakhir dan kelolosan ke babak selanjutnya belum dapat dipastikan. Ia mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap memberikan penampilan terbaik di Turin.

“Kami belum bisa mengatakan bahwa perjuangan ini sudah berakhir. Kami pun belum bisa menyatakan bahwa kami telah lolos ke babak berikutnya. Masih ada satu pertandingan lagi di Turin. Kami harus tetap memberikan kemampuan terbaik kami di sana,” tegasnya.

Satu-satunya Wakil Turki di Liga Champions

Galatasaray menjadi satu-satunya wakil dari Turki yang masih bertahan di Liga Champions musim ini. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk berjuang maksimal di kompetisi kasta tertinggi antarklub Eropa tersebut.

Advertisement