Hiburan

Film ‘Pelangi di Mars’ Hadirkan Pesan Harapan Lewat Teknologi Extended Reality

Advertisement

Di tengah dominasi genre horor di layar lebar, film anak bertema fiksi ilmiah berjudul Pelangi Di Mars mencoba menawarkan alternatif. Digarap oleh Mahakarya Pictures, film ini diklaim membawa pesan tentang harapan di tengah berbagai krisis global yang melanda dunia saat ini. Trailer resmi Pelangi Di Mars yang baru saja dirilis telah berhasil menarik perhatian warganet berkat kualitas visualnya yang memukau.

Teknologi Canggih di Balik Produksi

Keunikan film ini tidak hanya terletak pada ceritanya, tetapi juga pada teknologi produksi yang digunakan. Pelangi Di Mars dibuat dengan teknologi Extended Reality (XR), sebuah inovasi yang memadukan animasi 3D dengan produksi virtual di Studio DossGuavaXR. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman sinematik yang imersif bagi penonton.

Kekhawatiran Produser dan Visi Sutradara

Produser Dendi Reynando mengungkapkan kegelisahannya saat menggarap film ini, mengingat minimnya produksi film keluarga di Indonesia. “Film anak dan keluarga masih sangat terbatas. Kami ingin memberi alternatif, agar anak-anak Indonesia punya cerita mereka sendiri,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima pada Senin (16/2/2026).

Sutradara Upie Guava menambahkan bahwa isu krisis lingkungan yang diangkat dalam film tidak dimaksudkan sebagai ancaman yang menakutkan, melainkan sebagai konteks yang mendorong penonton untuk berpikir. “Tugas orang tua adalah mengantarkan anaknya hidup di zamannya. Anak-anak tidak suka digurui,” tegas Upie.

Upie mengakui bahwa proses kreatifnya banyak dipengaruhi oleh kebiasaan mendongeng untuk anak-anaknya sebelum tidur. “Kapan cerita naik, kapan memberi ruang emosi, kapan menghadirkan humor, itu semua refleksi interaksi personal saya dengan anak,” tuturnya, menjelaskan bagaimana pengalaman pribadinya membentuk narasi film.

Advertisement

Cerita dan Pengisi Suara

Pelangi Di Mars akan berpusat pada karakter Pelangi (diperankan oleh Messi Gusti) yang tumbuh di Mars setelah terdampar bersama ibunya. Mereka menjalankan misi penting untuk mencari mineral Zeolith Omega yang diharapkan menjadi solusi krisis air bersih di Bumi.

Film ini juga didukung oleh sejumlah pengisi suara ternama dari Ibu Kota, termasuk Kristo Immanuel, Bimoky, Gilang Dirga, Vanya Rivani, dan Dimitri Arditya. Kehadiran para aktor dan aktris suara ini diharapkan dapat menambah kedalaman emosional pada karakter-karakter dalam film.

Melalui cerita yang dibalut teknologi canggih, Pelangi Di Mars diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa harapan dapat terus dirawat melalui kekuatan sebuah cerita.

Advertisement