Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, telah menyampaikan permintaan maaf terkait selebrasinya setelah Pierre Kalulu dari Juventus menerima kartu merah dalam laga Derby d’Italia. Pierre Kalulu sendiri memilih untuk tidak memperpanjang persoalan tersebut.
Kontroversi Kartu Merah Kalulu
Insiden yang memicu kontroversi terjadi pada pertandingan lanjutan Serie A antara Inter Milan dan Juventus di Stadion Giuseppe Meazza akhir pekan lalu. Pierre Kalulu harus keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah. Kartu tersebut diberikan karena Kalulu dinilai melakukan pelanggaran terhadap Bastoni.
Keputusan wasit yang mengusir Kalulu menuai kritik dari berbagai pihak. Sejumlah pakar perwasitan di Italia secara tegas mengkritik keputusan tersebut. Bastoni pun turut menjadi sorotan karena dinilai bereaksi berlebihan dalam insiden tersebut, yang diduga memicu keputusan wasit untuk memberikan kartu merah kepada Kalulu.
Respons Kalulu dan Permintaan Maaf Bastoni
Menanggapi situasi tersebut, Kalulu menyatakan kekecewaannya namun memilih untuk tidak banyak berkomentar. “Jelas saya sangat kesal setelah insiden itu, tapi lebih baik tidak bicara terlalu banyak, karena kadang itu tidak membantu. Saya hanya harus fokus ke lapangan, ada yang lain yang bisa bicara soal hal ini,” ujar Kalulu seperti dilansir Football Italia.
Alessandro Bastoni kemudian menyampaikan permintaan maafnya secara terbuka. Ia secara spesifik meminta maaf atas selebrasinya yang dinilai merayakan kartu merah yang diterima Kalulu.
Kalulu sendiri mengaku tidak mengetahui apa yang dikatakan Bastoni terkait selebrasinya. Ia menekankan bahwa fokusnya kini adalah melangkah maju. “Saya tidak lihat apa yang dia katakan. Pertandingannya sekarang sudah lewat, kami harus melihat ke depan dan tidak memikirkannya lagi. Yang akan saya katakan adalah itu sangat disayangkan,” tutur Kalulu.






