Seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) membuat resah warga Desa Pengasinan, Kecamatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (30/1/2026) karena mengamuk sambil membawa golok. Situasi ini segera ditangani oleh pihak kepolisian.
Penanganan ODGJ yang Mengamuk
Kapolsek Gunung Sindur Kompol Budi Santosa menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya ODGJ yang mengamuk dan membawa senjata tajam di desa tersebut. “Informasi dari masyarakat ada orang dengan gangguan jiwa ngamuk bawa senjata tajam di desa pengasinan,” ujar Kompol Budi Santosa, Sabtu (31/1/2026).
Budi menegaskan bahwa ODGJ tersebut memiliki keluarga di sekitar lokasi kejadian dan bukan merupakan orang yang berkeliaran bebas. “Karena khawatir, petugas mengantisipasi karena kalau dekat bisa ngamuk,” imbuhnya.
Petugas kepolisian berupaya menenangkan ODGJ tersebut dengan berbagai cara, mulai dari membujuk hingga akhirnya melakukan pengamanan. Setelah berhasil diamankan, ODGJ tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSJ) untuk mendapatkan perawatan.
Kesepakatan dengan Keluarga dan Antisipasi Korban
Keputusan untuk membawa ODGJ ke RSJ diambil berdasarkan kesepakatan dengan pihak keluarga. Tujuannya adalah untuk mencegah potensi bahaya terhadap masyarakat sekitar. “Berdasarkan kesepakatan dengan keluarga supaya tidak membahayakan masyarakat, maka kita bawa ke Rumah Sakit Marzoeki Mahdi untuk dirawat di sana,” tutur Kompol Budi Santosa.
Kompol Budi Santosa juga memastikan bahwa tidak ada korban yang diserang oleh ODGJ tersebut. Tindakan cepat petugas kepolisian dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak ada warga yang menjadi korban. “Nggak ada korban, makanya kita antisipasi,” pungkasnya.






