Pep Guardiola memiliki rekor impresif di ajang Carabao Cup. Sejak menukangi Manchester City pada 2016, ia telah empat kali mencapai final dan semuanya berakhir dengan kemenangan. Prestasi ini bahkan mencakup rekor tiga kemenangan beruntun dari 2018 hingga 2021.
Tren Buruk Terhenti?
Namun, dalam empat musim terakhir, City gagal melaju ke final. Pencapaian terbaik mereka adalah perempatfinalis pada musim 2022/2023, sementara tiga kali lainnya terhenti di babak keempat. Musim ini, tren tersebut berpotensi berakhir. City hanya selangkah lagi menuju final setelah meraih kemenangan 2-0 atas Newcastle United pada leg pertama semifinal yang digelar dua pekan lalu.
Leg kedua akan dimainkan di Etihad Stadium pada Kamis (5/2/2026) dini hari WIB. Bagi Guardiola, mencapai final kelimanya di Carabao Cup menjadi target utama, sekaligus penebus kekecewaan setelah timnya ditahan imbang Tottenham Hotspur di laga akhir pekan lalu. Padahal, City sempat unggul dua gol sebelum akhirnya bermain imbang 2-2, yang membuat mereka tertinggal enam poin dari Arsenal di puncak klasemen Premier League.
Guardiola Waspadai Newcastle
“Kami berpeluang mencapai final kelima di Carabao Cup dalam 10 tahun terakhir,” ujar Guardiola seperti dikutip ESPN. Ia menambahkan, “Tentu saja keunggulan 2-0 di leg pertama menguntungkan kami, tapi saya sudah berkali-kali menghadapi Newcastle dan mereka bangga sebagai tim peserta Liga Champions.”
Guardiola menekankan pentingnya persiapan timnya. “Kami harus siap dan kita lihat apakah para pemain bisa bangkit usai laga sulit melawan Spurs, bermain dengan dukungan orang-orang serta fans kami untuk coba lolos ke Wembley bulan Maret,” katanya.






