Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyoroti masalah pertahanan timnya meskipun berhasil lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Flick menilai bahwa Barcelona kebobolan terlalu banyak gol, yang memaksa timnya harus berjuang keras melalui comeback di beberapa pertandingan terakhir.
Pertahanan Rapuh Jadi Sorotan
Barcelona menutup fase grup Liga Champions dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Copenhagen. Hasil ini memastikan mereka melaju langsung ke babak 16 besar dengan menempati posisi teratas klasemen.
Namun, di balik kemenangan tersebut, Flick melihat adanya kelemahan signifikan pada lini belakang timnya. Tiga kemenangan terakhir Barcelona di Liga Champions, masing-masing melawan Frankfurt, Slavia Praha, dan Copenhagen, semuanya diraih melalui skenario comeback, di mana Barcelona harus kebobolan lebih dulu sebelum membalikkan keadaan.
Secara total, Barcelona telah kebobolan 14 gol dalam delapan pertandingan di Liga Champions. Angka ini merupakan rekor terburuk di antara tim-tim yang berhasil menembus perempat final.
Flick: Kami Kebobolan Terlalu Banyak
Menanggapi situasi ini, Flick menyatakan kekecewaannya terhadap performa pertahanan timnya.
“Kami kebobolan terlalu banyak, itulah kenapa kami comeback,” ujar Flick seperti dilansir Football Espana.
Ia menambahkan bahwa meskipun mentalitas timnya untuk selalu percaya diri patut diapresiasi, ada aspek fundamental yang perlu segera diperbaiki, terutama di awal pertandingan.
“Mentalitas kami adalah selalu percaya kepada diri sendiri, tapi kami harus lebih baik, khususnya di awal pertandingan. Kami harus selalu siap sejak awal dan itulah yang ingin saya lihat dari tim,” tegasnya.
Potensi Perbaikan Tim
Flick mengakui bahwa menyaksikan pertandingan Barcelona memang selalu menarik, namun ia melihat adanya potensi besar untuk melakukan perbaikan.
“Menonton pertandingan Barca selalu seru, tapi pada akhirnya, kami punya potensi besar untuk diperbaiki, dan itulah yang akan kami lakukan,” katanya.
Pelatih asal Jerman ini bertekad untuk fokus pada pembenahan lini pertahanan agar Barcelona tampil lebih solid di fase gugur Liga Champions mendatang.






