London – Chelsea berhasil meraih kemenangan dramatis 3-2 atas West Ham United dalam lanjutan Premier League pekan ke-24 di Stamford Bridge, Minggu (1/2/2026) dini hari WIB. Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, The Blues bangkit di paruh kedua berkat sejumlah pergantian pemain yang dilakukan manajer Liam Rosenior.
Babak Pertama yang Mengecewakan
Pertandingan yang mempertemukan dua tim asal London ini berjalan timpang di babak pertama. West Ham United secara mengejutkan berhasil unggul cepat melalui gol Jarrod Bowen pada menit ketujuh. Keunggulan The Hammers semakin besar setelah Crysencio Summervill mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-36, membuat Chelsea tertinggal 0-2 hingga turun minum.
Pergantian Pemain Kunci Kebangkitan Chelsea
Menyadari performa timnya yang kurang memuaskan, Liam Rosenior melakukan perubahan signifikan di awal babak kedua. Tiga pemain sekaligus dimasukkan: Marc Cucurella, Joao Pedro, dan Wesley Fofana. Keputusan ini terbukti jitu.
Masuknya para pemain pengganti memberikan suntikan energi baru bagi Chelsea. Mereka berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol yang dicetak oleh Joao Pedro dan Marc Cucurella. Puncak kebangkitan Chelsea terjadi di menit akhir pertandingan ketika Enzo Fernandez berhasil mencetak gol kemenangan, mengunci skor 3-2 untuk keunggulan tuan rumah.
Rosenior Puji Semangat Juang Tim
Meski pergantian pemain terbukti efektif, manajer Chelsea, Liam Rosenior, enggan mengaitkan seluruh kredit kemenangan hanya pada keputusan taktisnya. Ia lebih menyoroti semangat juang dan ketahanan yang ditunjukkan oleh para pemainnya.
"Pelajaran terbesar saya adalah adanya semangat, daya juang, dan ketahanan dalam kelompok ini yang sangat saya sukai. Saya menuntut hal itu sejak hari pertama saya menjabat," ujar Rosenior, dikutip dari BBC.
Rosenior menambahkan bahwa timnya telah berlatih untuk bereaksi positif terhadap kemunduran, baik saat tertinggal gol maupun kehilangan bola. Ia menekankan bahwa intensitas dan energi yang ditunjukkan di babak kedua adalah kunci utama kebangkitan, bukan semata-mata karena pergantian pemain.
"Kami belum banyak melakukan sesi latihan, tetapi kami telah berbicara tentang bereaksi positif terhadap kemunduran," katanya. "Kami telah berbicara tentang reaksi terhadap kehilangan bola, tekanan, energi, intensitas. Semua itu ada di babak kedua, yang tidak ada di babak pertama. Saya tidak hanya mengaitkannya dengan pergantian yang saya lakukan," imbuhnya.
Posisi Klasemen
Kemenangan ini menandai raihan tiga poin beruntun bagi Chelsea di Premier League. Dengan tambahan tiga poin, London Biru kokoh di peringkat keempat klasemen sementara dengan total 40 poin.






