Suasana ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mendadak memanas pada Kamis (12/2/2026) ketika aktor Ammar Zoni meluapkan emosinya. Ammar Zoni menunjukkan kekesalan yang mendalam saat anaknya disebut dalam sidang lanjutan kasus dugaan peredaran narkoba yang menjeratnya.
Kemarahan Ammar Zoni
Ketegangan bermula ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan saksi kunci, Kanit Reskrim Polsek Cempaka Putih, AKP Yossy Januar. Di hadapan majelis hakim, AKP Yossy Januar membeberkan apa yang ia sebut sebagai curhatan dan kekhawatiran Ammar Zoni selama ini terkait kasusnya.
“Saya bilang kenapa Ammar marah sama saya, ada beberapa hal, yang pertama Ammar mengajukan Pembebasan bersyarat sedangkan karena perkara ini dia jadi gak bisa (mengajukan),” kata AKP Yossy Januar di ruang sidang.
Pernyataan AKP Yossy Januar selanjutnya menjadi pemicu amarah Ammar Zoni. Saksi menyebutkan bahwa Ammar Zoni merasa malu jika citranya sebagai ayah tercemar di mata anaknya.
“Yang kedua dia tuh malu karena tahunya Ammar disayang sama anaknya, jadi Ammar gak mau sampai dicap jadi pengedar makanya (dia bilang), ‘Tolonglah Pak, saya gak mau anak saya tuh tahu saya pengedar’,” tutur AKP Yossy Januar.
Protes Keras dan Bantahan Ammar Zoni
Mendengar nama anaknya disebut, Ammar Zoni langsung bereaksi. Dengan nada tinggi dan penuh kekecewaan, ia melayangkan protes keras kepada AKP Yossy Januar.
“Bapak hebat ya Pak, semoga dapat ganjaran karena bawa-bawa anak saya. Terlalu banyak fitnah yang dia sampaikan mentang-mentang dia aparat,” ujar Ammar Zoni.
Majelis hakim sempat turun tangan untuk menenangkan Ammar Zoni. Namun, ketika diberi kesempatan berbicara, Ammar Zoni kembali membantah mentah-mentah keterangan saksi.
“Gak mungkinlah dia mau ngomong juga Yang Mulia! Mana mungkin! Tapi ingat Pak ya, di dalam suatu ayat ya, kamu menjadikan sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu,” ucap Ammar Zoni dengan emosional.
Bagi Ammar Zoni, membawa urusan anak ke dalam kasus narkoba adalah hal yang tidak dapat ditoleransi. Ia bahkan menantang saksi untuk mempertanggungjawabkan ucapannya di akhirat.
“Permasalahan kita ini, di akhirat nanti kita akan ini diadili! Masalah ini kan nasib saya kan Yang Mulia. Tapi dia bisanya ngomong kayak gitu. Bawa-bawa nama anak saya pula lagi,” tutupnya penuh emosi.
Latar Belakang Kasus
Ammar Zoni didakwa terlibat dalam jaringan peredaran sabu dan ganja saat masih mendekam di Rutan Salemba. Akibat kasus ini, ia sempat dipindahkan ke Lapas dengan pengamanan super ketat di Nusakambangan, sebelum akhirnya dipindahkan sementara ke Lapas Narkotika Jakarta demi kelancaran persidangan.






