Manchester, Inggris – Spekulasi kepindahan Cole Palmer ke Manchester United menemui titik terang. Manajemen Setan Merah dikabarkan tidak memprioritaskan Palmer karena dua alasan utama: harga yang terlalu tinggi dan posisi gelandang serang yang bukan menjadi fokus utama perkuatan tim.
Harga Selangit dan Prioritas Berbeda
Menurut laporan Daily Mirror, Manchester United menyadari bahwa banderol Cole Palmer berada di luar jangkauan anggaran belanja klub saat ini. Selain itu, posisi gelandang serang juga dinilai bukan area yang paling mendesak untuk diperkuat.
Klub yang bermarkas di Old Trafford ini telah menggelontorkan dana lebih dari 100 juta Poundsterling untuk mendatangkan Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo pada bursa transfer musim panas lalu. Keputusan ini memperkuat keyakinan manajemen bahwa sektor tersebut tidak memerlukan perombakan lebih lanjut untuk saat ini.
Fokus pada Gelandang Bertahan
Prioritas utama Manchester United pada bursa transfer musim panas mendatang justru tertuju pada penguatan lini tengah bertahan. Kepergian Casemiro telah dipastikan, sehingga Setan Merah membutuhkan sosok pengganti yang lebih vital untuk mengisi pos tersebut.
Chelsea Tegaskan Komitmen Palmer
Di sisi lain, Chelsea sendiri tidak menunjukkan niat untuk melepas Cole Palmer. Manajer Liam Rosenior menegaskan bahwa Palmer merupakan salah satu pemain andalan yang posisinya tidak tergantikan di tim.
“Cole sangat bahagia. Kami beberapa kali berbicara dengan dia membicarakan tentang bagaimana cara membuat tim ini jadi lebih baik, bagaimana agar dia bisa meningkat dan bagaimana cara saya membantu dia — karena dia sangat senang bisa berada di sini dan dia ingin jadi seorang pemain Chelsea,” ujar Rosenior.
Rosenior menambahkan, “Anda memang tidak bisa menghentikan spekulasinya, tapi beberapa spekulasi jauh dari kebenarannya. Tidak ada gunanya membicarakan soal ini.” Pernyataan ini sekaligus menepis rumor yang mengaitkan Palmer dengan klub lain.






