Jay Idzes menunjukkan performa gemilang dalam kemenangan Sassuolo atas Pisa dengan skor 3-1 pada giornata ke-23 Liga Italia. Bek tengah Timnas Indonesia ini sukses melakukan sapuan krusial di depan gawang yang mencegah timnya kebobolan lebih banyak.
Duel Sengit di Arena Garibaldi
Pertandingan antara Pisa melawan Sassuolo yang digelar di Arena Garibaldi pada Sabtu (31/1/2026) malam WIB berlangsung sengit. Sassuolo berhasil mengamankan tiga poin berkat gol-gol dari Domenico Berardi, Antonio Caracciolo (gol bunuh diri), dan Ismael Kone. Pisa hanya mampu membalas satu gol melalui Michel Aebischer.
Peran Vital Jay Idzes
Jay Idzes bermain penuh selama 90 menit, mengawal lini pertahanan Sassuolo dengan solid. Aksi paling menonjol terjadi pada menit ke-52, saat Sassuolo masih unggul 2-1. Pisa melancarkan serangan cepat melalui Mehdi Leris dari sisi kanan. Leris berhasil melepaskan tendangan melewati kiper Sassuolo, Arijanet Muric, yang sudah meninggalkan sarangnya. Bola tendangan Leris meluncur datar menuju gawang kosong.
Dalam situasi genting tersebut, Jay Idzes menunjukkan kecepatan dan refleksnya. Ia berlari kencang dan berhasil melakukan sapuan tepat di garis gawang, menggagalkan peluang Pisa untuk menyamakan kedudukan. Aksi heroik ini mendapat pujian dari berbagai pihak.
Apresiasi dari Media dan Statistik
Sofascore memberikan rating 7,2 kepada Jay Idzes, menjadikannya pemain dengan nilai tertinggi di lini belakang Sassuolo. Statistiknya mencatat 2 intersep, 6 sapuan, 2 blok, dan satu sapuan krusial di depan gawang. Media lokal Sassuolonews juga memberikan apresiasi tinggi, memberikan rating 7 untuk Idzes dan menyoroti pentingnya sapuan di depan gawang tersebut.
“Tekel sapuan yang hanya beberapa inci saja dari garis gawang, dengan kedudukan masih 2-1, sama berharganya dengan gol. Itu bisa saja menjadi 2-2 dan laga kemungkinan berbeda pula hasilnya,” tulis Sassuolonews mengomentari aksi Jay Idzes.
Kemenangan ini menjadi yang kedua beruntun bagi Sassuolo di Liga Italia setelah sebelumnya mengalami tiga kekalahan beruntun. Hasil ini membuat Neroverdi tetap bertahan di peringkat ke-10 klasemen dengan total 29 poin.






