Sepakbola

Bukan PIF, Dukungan Pangeran Al Waleed Jadi ‘Senjata Rahasia’ Al Hilal di Bursa Transfer

Advertisement

Riyadh – Di tengah tudingan Cristiano Ronaldo mengenai keberpihakan Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi kepada Al Hilal, terungkap bahwa klub berjuluk The Blue Waves itu memiliki ‘senjata rahasia’ lain dalam mendatangkan pemain bintang. Al Hilal baru saja sukses mengamankan jasa Karim Benzema dari Al Ittihad, Selasa (3/2/2026), menjadikannya pemain ketujuh yang didatangkan pada bursa transfer musim dingin.

Belanja jor-joran Al Hilal berbanding terbalik dengan Al Nassr, klub yang dibela Ronaldo, yang baru mendatangkan segelintir pemain. Situasi ini memicu sorotan Ronaldo, mengingat keempat klub Arab Saudi, termasuk Al Hilal, Al Nassr, Al Ahli, dan Al Ittihad, berada di bawah kepemilikan PIF. Al Ahli dan Al Ittihad juga menunjukkan aktivitas serupa di bursa transfer musim dingin, yang membuat Ronaldo menuding PIF berlaku tidak adil dan menganaktirikan Al Nassr.

PIF memang telah mengakuisisi keempat klub tersebut sejak Juni 2023. Meskipun demikian, terdapat pembatasan dan aturan yang dirancang untuk memastikan konsorsium tersebut berlaku adil kepada semua tim yang dinaunginya, terutama dalam urusan transfer pemain.

Dukungan Finansial dari Luar PIF

Namun, Al Hilal rupanya tidak sepenuhnya bergantung pada kucuran dana dari PIF. Klub ini memiliki ‘senjata rahasia’ berupa dukungan dari salah satu penggemar beratnya, Pangeran Al Waleed bin Talal. Pangeran Al Waleed, yang merupakan pemilik kartu anggota emas suporter Al Hilal, kerap bertindak sebagai donatur.

Miliarder Arab Saudi ini beroperasi di luar struktur manajemen keuangan klub maupun PIF. Melansir media Arab Saudi, Yallakora, dukungan finansial dari Pangeran Al Waleed sering kali digelontorkan untuk Al Hilal. Bantuan ini mencakup gaji karyawan, pemain, administrator, teknisi, hingga penyelesaian kesepakatan yang tidak dapat ditangani oleh PIF.

Pada tahun 2023, Pangeran Al Waleed turut menyumbangkan dana untuk transfer Yassine Bounou senilai 21 juta euro dan Renan Lodi senilai 23 juta euro ke Al Hilal. Pengusaha berusia 70 tahun itu juga yang menjadi donatur utama dalam transfer Karim Benzema dari Al Ittihad.

Advertisement

“Jajaran direksi Al Hilal mengapresiasi Pangeran Al Waleed bin Talal yang menjadi sponsor pembelian Karim Benzema,” demikian tulis Al Hilal di akun X mereka setelah meresmikan kedatangan Benzema.

Pangeran Al Waleed bin Talal merupakan anggota keluarga kerajaan Arab Saudi dan cucu dari Raja Arab Saudi pertama, Ibnu Saud. Ia adalah pendiri dan pemilik konglomerasi Kingdom Holding Company. Kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai 19,5 miliar dolar AS (sekitar Rp 327 triliun), yang diperoleh dari berbagai usaha bisnis dan investasi internasional.

Beberapa portofolio investasinya mencakup saham di Twitter dan 21st Century Fox, serta kepemilikan hotel-hotel mewah di Arab dan Eropa.

Advertisement