Sepakbola

Arteta Waspadai Wolves, Akui Kesulitan Arsenal di Molineux Stadium

Advertisement

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyatakan bahwa pertandingan melawan Wolverhampton Wanderers akan tetap menjadi ujian berat bagi timnya. Ia menilai Wolves memiliki kapasitas untuk menyulitkan Arsenal, sebagaimana yang telah terjadi pada pertemuan sebelumnya di Emirates Stadium.

Jaga Jarak dari Manchester City

Arsenal dijadwalkan akan bertandang ke Molineux Stadium, markas Wolverhampton Wanderers, pada lanjutan Liga Inggris, Rabu (17/2/2026). Saat ini, The Gunners memimpin klasemen dengan 57 poin, unggul empat angka dari Manchester City di posisi kedua. Kemenangan atas Wolves akan krusial untuk mempertahankan keunggulan tersebut.

Peluang Arsenal untuk meraih tiga poin terbilang besar mengingat posisi Wolves yang masih terpuruk di dasar klasemen. Tuan rumah baru mengoleksi sembilan poin dari satu kemenangan sepanjang musim ini.

Arteta Imbau Fokus dan Tak Meremehkan Lawan

Meskipun berada di posisi yang sangat menguntungkan, Mikel Arteta menekankan pentingnya fokus bagi para pemainnya dalam menghadapi laga-laga berikutnya, termasuk melawan Wolves. Ia secara tegas menolak anggapan meremehkan tim yang kini berada di dasar klasemen.

Advertisement

Pria asal Spanyol itu meyakini duel di Molineux akan tetap sulit bagi tim asuhannya. Ia teringat bagaimana Arsenal harus bersusah payah meraih kemenangan 2-1 atas Wolves di pertemuan sebelumnya di Emirates Stadium, yang ditentukan oleh dua gol bunuh diri pemain lawan.

“Posisi kita saat ini adalah sebuah hak istimewa dan kita berhak menerimanya karena mampu meraihnya. Selama ini, tujuh setengah bulan adalah waktu yang lama untuk, setiap hari, melakukan hal-hal yang benar dan tampil di level yang kita capai untuk sampai ke titik ini, jadi kita perlu mengamankannya,” ujar Arteta dikutip dari situs Arsenal.

Arteta menambahkan, pengalaman menghadapi Wolves baru-baru ini menjadi pelajaran berharga.

“Besok kita tahu kita akan memainkan pertandingan yang sangat sulit melawan mereka, pengalaman kita baru-baru ini dengan mereka menunjukkan betapa sulitnya untuk benar-benar memenangkan tiga poin,” jelasnya.
Advertisement