Manajer Liverpool, Arne Slot, angkat bicara mengenai pernyataan yang beredar mengenai gaya bermain tim yang dianggap lebih penting daripada raihan trofi. Pernyataan tersebut menuai kritik, terutama mengingat performa Liverpool yang tertinggal jauh dari Arsenal di Liga Inggris musim ini.
Performa Liverpool dan Spekulasi Masa Depan Slot
Saat ini, Liverpool menduduki peringkat keenam klasemen Liga Inggris dengan 39 poin, terpaut 14 poin dari pemuncak klasemen, Arsenal. Kondisi ini memicu spekulasi mengenai masa depan Slot di Anfield.
Dalam upaya ‘pembelaan’, Slot sempat mengemukakan pandangannya bahwa tim lebih baik menampilkan permainan yang menghibur penonton dibandingkan sekadar meraih trofi. Namun, pandangan ini langsung mendapat tanggapan keras dari berbagai pihak.
Kritik dari Jamie O’Hara
Mantan pemain Liga Inggris, Jamie O’Hara, secara tegas menyatakan bahwa pernyataan Slot tersebut keliru. Menurutnya, fokus utama dalam sepak bola adalah memenangkan trofi.
“Sama sekali tidak, saya tidak mengerti apa yang dia bicarakan. Ini semua adalah tentang memenangkan trofi,” ujar O’Hara di Sky Sport.
O’Hara menambahkan bahwa tidak mungkin meraih trofi dengan permainan sepak bola yang buruk. Ia meragukan maksud di balik pernyataan Slot.
“Anda tidak bisa memenangkan trofi dengan permainan sepak bola yang buruk. Saya tidak yakin dengan apa yang dia maksud.”
Lebih lanjut, O’Hara mengkritik gaya bermain Liverpool saat ini yang dianggapnya membosankan dan mudah dipatahkan oleh tim lawan.
“Dia bicara tentang timnya yang memainkan sepak bola indah, padahal kenyataannya tidak. Mereka membosankan untuk ditonton dan tim-tim lain telah menemukan cara untuk mematahkan permainan mereka.”
O’Hara kemudian membandingkan dengan era Juergen Klopp yang menurutnya berhasil memadukan sepak bola indah dengan raihan trofi.
“Jika Anda berbicara tentang sepak bola indah, berikan saya Juergen Klopp. Itu adalah sepakbola rock and roll – dan mereka memenangkan trofi!” pungkasnya.






