Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, memfokuskan perhatiannya pada persiapan tim menghadapi Parma di Liga Italia, meskipun ia tidak dapat mendampingi skuadnya langsung dari pinggir lapangan. Allegri secara khusus menyoroti soliditas pertahanan dan potensi ancaman bola mati yang dimiliki tim tamu, Gialloblu.
Milan Buru Tiga Angka di Kandang
AC Milan dijadwalkan menjamu Parma pada lanjutan Liga Italia, Senin (23/2/2026) dini hari WIB. Kemenangan menjadi target utama Rossoneri demi memangkas ketertinggalan poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan. Saat ini, Milan menempati posisi kedua dengan raihan 54 poin, terpaut 10 angka dari Inter Milan yang kokoh di puncak.
Allegri Jalani Hukuman Kartu Merah
Pada pertandingan krusial melawan Parma ini, AC Milan dipastikan tidak akan didampingi oleh Massimiliano Allegri di area teknis. Sang pelatih harus menjalani sanksi larangan mendampingi tim akibat kartu merah yang diterimanya pada laga sebelumnya melawan Como. Kartu merah tersebut diberikan menyusul insiden adu argumen dengan staf pelatih tim lawan.
Meskipun demikian, Allegri memilih untuk tidak mengomentari insiden yang terjadi saat melawan Como. Fokus utamanya kini tertuju pada persiapan Milan untuk menghadapi Parma. Ia tetap aktif menganalisis kekuatan lawan, menilai Parma memiliki pertahanan yang tangguh serta eksekusi bola mati yang berbahaya.
“Tidak ada gunanya membicarakan apa yang terjadi; mari kita bicarakan pertandingan besok, karena Parma bermain bagus. Mereka sangat bagus dalam bertahan, dan dalam bola mati, jadi kita perlu bersatu dan bermain rapi,” ujar Allegri, dikutip dari Football Italia.
Data dari WhoScored mencatat bahwa Parma telah berhasil mencetak enam gol dari situasi bola mati sepanjang musim ini, menegaskan potensi ancaman yang perlu diwaspadai oleh AC Milan.





