Sepakbola

Kiper Eks Metz Ungkap Sifat Buruk Kylian Mbappe: Suka Hina Ibu Lawan di Lapangan

Advertisement

Paris – Mantan kiper Metz, Alexandre Oukidja, membeberkan sisi gelap Kylian Mbappe di lapangan hijau. Menurut Oukidja, bomber yang kini membela Real Madrid itu kerap melontarkan hinaan terhadap ibu pemain lawan, terutama saat pertandingan berjalan panas.

Oukidja, yang kini bermain untuk klub Serbia IMT, memiliki beberapa kali pertemuan sengit dengan Mbappe saat keduanya masih berkompetisi di Liga Prancis. Kala itu, Oukidja membela Metz, sementara Mbappe memperkuat Paris Saint-Germain (PSG).

Insiden Panas 2021

Salah satu insiden yang paling diingat terjadi pada bentrokan antara Metz dan PSG di tahun 2021. Keributan dipicu oleh selebrasi gol kemenangan Mbappe di depan wajah Oukidja.

Alexandre Oukidja mengaku sangat emosi dengan ulah Mbappe. Ia tidak hanya dihina, tetapi juga menyaksikan Mbappe mencoba mencetak gol saat laga sempat dihentikan karena ada pemain yang cedera.

“Awalnya saya tak mengenalnya, tapi sekarang saya tahu seperti apa dia. Apabila kami kalah 1, 2, atau 3-0, dia akan menolong Anda dan berkata ‘Maaf, saya minta maaf’,” kata Oukidja dalam wawancara dengan streamer Prancis Flodas pada awal Februari 2026, dilansir dari Foot Mercato.

“Namun begitu dia merasa dilanggar, ketika dia tak bermain bagus, atau saat PSG kalah, dia mulai menghina ibu Anda. Dia menyuruh Anda untuk ‘tidur dengan ibumu sana’,” kiper asal Aljazair itu menambahkan.

Oukidja menceritakan responsnya saat itu. “Saya bilang ke dia ‘Apakah kau gila? Apa yang kau lakukan?’. Dia menjawab ‘Diamlah, dasar pemain kecil’. Saya bilang dalam hati ‘Tenang, atau kau akan menusuknya, mendapat kartu merah, dan semua orang akan menyerang saya’,” ujarnya.

Advertisement

Kutipan wawancara tersebut juga dibagikan melalui akun Twitter Flodas:

Emosi dan Balasan Fisik

Oukidja mengaku selalu merasakan emosi setiap kali Metz berhadapan dengan PSG. Ia bahkan sempat memamerkan foto dirinya yang sengaja menginjak pergelangan kaki Kylian Mbappe di Parc des Princes kepada Flodas.

“Jangan mengatakan hal seperti itu [hinaan kepada ibu] ke saya. Saya orang yang mudah marah, saya akan menyerang kalau kamu memancing emosi. Saya kehilangan kendali tanpa berpikir. Tidak ada lagi pertandingan, rasanya seperti mengganti stadion dengan ring tinju,” Oukidja mengungkapkan.

Duel antara keduanya tidak lagi terjadi setelah Mbappe memutuskan pindah ke Real Madrid pada tahun 2024. Oukidja sendiri bertahan di Metz hingga akhirnya hijrah ke IMT pada 2025.

Advertisement