Musisi Virgoun dipastikan akan memenuhi panggilan Komisi Nasional Perlindungan Anak (PA) pada Selasa (10/2/2026). Kehadiran Virgoun ini merupakan tindak lanjut atas laporan yang diajukan oleh istrinya, Inara Rusli, terkait persoalan hak asuh dan pengasuhan ketiga anak mereka.
Virgoun Bersikap Kooperatif
Kuasa hukum Virgoun, Sandy Arifin, mengonfirmasi kesiapan kliennya untuk memberikan keterangan di hadapan Komnas PA. Ia menyatakan bahwa Virgoun akan bersikap kooperatif demi menyelesaikan permasalahan rumah tangga yang kini berdampak pada anak-anak.
“Insyaallah, besok klien kami, Virgoun, akan memenuhi panggilan Komnas PA,” ujar Sandy Arifin kepada wartawan, Senin (9/2/2026).
Sandy Arifin menambahkan, kehadiran Virgoun besok adalah bentuk iktikad baik untuk mengklarifikasi berbagai tudingan yang telah beredar. Sebelumnya, Virgoun tidak dapat hadir pada pemanggilan pertama yang dijadwalkan Selasa (3/2/2026) karena alasan jadwal pekerjaan mendadak dan surat undangan yang dinilai terlalu singkat.
Fokus Klarifikasi Kronologi Anak
Agenda pemeriksaan besok rencananya akan difokuskan pada klarifikasi mengenai kronologi keberadaan ketiga anak yang saat ini berada di bawah pengawasan Virgoun. Ketidakhadiran Virgoun pada pemanggilan sebelumnya sempat menimbulkan kekhawatiran dari pihak Komnas PA mengenai kondisi psikis anak-anak.
Kekhawatiran ini muncul mengingat Inara Rusli dalam laporannya mengaku kesulitan menghubungi ketiga anaknya sejak beberapa bulan terakhir, meskipun ia memegang hak asuh sah berdasarkan putusan pengadilan agama. Pihak Virgoun melalui tim hukumnya berulang kali menegaskan bahwa membawa anak-anak tersebut dilakukan demi kepentingan terbaik mereka. Mereka mengklaim anak-anak merasa nyaman bersama Virgoun di tengah permasalahan hukum yang dihadapi Inara Rusli.






