Jakarta – Wilayah Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, kembali terendam banjir pada Jumat, 30 Januari 2026. Luapan Sungai Ciliwung akibat curah hujan tinggi menjadi penyebab utama banjir yang merendam sebagian permukiman warga.
Pantauan detikcom di lokasi sekitar pukul 12.45 WIB, sejumlah warga terlihat bertahan di rumah mereka yang terendam. Beberapa warga tampak berupaya menguras air yang masuk, sementara yang lain mengangkat perabotan rumah tangga ke lantai dua untuk menghindari kerusakan.
Banjir di Kampung Melayu sempat surut sehari sebelumnya, namun ketinggian air kembali naik pada hari ini. Kasi Binmas Air Ditpolairud Polda Metro Jaya, AKP Hamdannallah, menjelaskan bahwa banjir telah berlangsung sekitar satu minggu dengan ketinggian air mencapai 175 hingga 225 sentimeter.
“Banjir sebenarnya sudah kurang lebih satu mingguan ya di sini. Namun sempat surut. Sempat surut 2 hari kita udah laksanakan bantu kerja bakti. Nah semalam datang lagi air ya sekurangnya tingginya hampir 175 sampai 225 (cm),” ujar AKP Hamdannallah.
Polisi telah menyiagakan perahu di permukiman penduduk untuk membantu evakuasi dan distribusi bantuan. Menurut AKP Hamdannallah, sekitar 50 rumah terendam banjir dan banyak warga yang telah mengungsi.
“Sekarang udah di pengungsian, udah banyak di pengungsian,” tuturnya.
Situasi banjir yang naik turun ini telah berlangsung selama kurang lebih seminggu. Warga yang mengungsi telah menerima bantuan.
Berdasarkan data dari BPBD DKI Jakarta, banjir melanda 4 RT di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur. Hingga kini, tercatat 41 Kepala Keluarga atau 152 warga mengungsi di SDN 02 Kampung Melayu.






