Selebriti

Pesulap Merah Ungkap Penyesalan Tak Dampingi Istri di Operasi Ketiga Sebelum Meninggal

Advertisement

Pesulap Merah, yang dikenal dengan nama asli Marcel Radhival, tengah diselimuti duka mendalam atas berpulangnya sang istri, Tika Mega Lestari. Tika meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit anemia aplastik dan kanker mulut yang dideritanya. Marcel mengungkapkan penyesalan mendalam karena tidak dapat mendampingi istrinya di saat-saat terakhirnya.

Permintaan Istri dan Penyesalan Pesulap Merah

Marcel menceritakan bahwa Tika telah menjalani beberapa kali operasi. Namun, pascaoperasi kedua, Tika sempat melarang Marcel untuk datang menjenguk ke rumah sakit. Ia merasa malu dengan kondisi fisiknya setelah tindakan medis dan khawatir akan mengganggu kondisi mental suaminya.

“Dia bilang, ‘Jangan ke sini dulu Mas, kamu di sana aja, aku malu soalnya’. Dia pesan nanti saja kalau sudah sembuh baru aku boleh ke sana,” ungkap Marcel mengenang permintaan terakhir istrinya saat diwawancarai di Studio Rumpi: No Secret TransTV, Jakarta Timur, Kamis (29/1/2026).

Operasi Ketiga yang Dirahasiakan

Puncak kepiluan terjadi ketika Tika dijadwalkan menjalani operasi ketiga. Ternyata, Tika sengaja menyembunyikan jadwal operasi tersebut dari Marcel. Ia meminta ibu mertuanya untuk tidak memberitahu Marcel demi menjaga perasaan suaminya.

“Aku baru tahu setelah kejadian, ibuku bilang, ‘Iya Tika tuh nge-chat, jangan bilang Marcel dulu pada saat lagi operasi yang ketiga ini’. Mungkin dia takut aku khawatir,” tutur Marcel dengan nada sedih.

Advertisement

Kabar Duka dan Perjalanan Terakhir

Saat kabar duka itu datang, Marcel sedang dalam perjalanan kerja menuju Jawa Tengah. Pesan yang ia kirimkan untuk menanyakan jadwal operasi istrinya tak kunjung mendapat balasan. Hingga akhirnya, kabar duka itu datang dari adik iparnya melalui pesan singkat.

“Kak, Tika sudah gak ada,” bunyi pesan yang dikirimkan oleh adik ipar kepada Pesulap Merah.

Mendengar kabar tersebut, Marcel segera memutar balik kendaraannya menuju Bandung. Sayangnya, takdir berkata lain. Terjadi miskomunikasi mengenai lokasi jenazah disemayamkan, membuat Marcel sempat mengalami kesulitan untuk menemui jenazah istrinya.

“Pas sampai rumah sakit, dia udah dibawa ambulans. Jadi kayak dilempar-lempar. Akhirnya saya balik lagi jalan, baru pas penguburannya ketemu,” ungkap Marcel lirih.

Advertisement