Penyanyi sekaligus anggota DPR RI, Once Mekel, menghadiri perayaan Imlek di Jakarta Pusat. Acara yang bertajuk Harmoni Imlek Nusantara ini menjadi momen refleksi mendalam atas kekayaan budaya bangsa Indonesia.
Deklarasi Kebudayaan dan Pengakuan Negara
Dalam sambutannya, Once Mekel mengingatkan kembali peran penting Megawati Soekarnoputri yang menetapkan Imlek sebagai Hari Libur Nasional pada tahun 2002. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan sebuah deklarasi kebudayaan.
“Deklarasi budaya Tionghoa yang sudah ratusan tahun di Nusantara adalah budaya Indonesia juga, budaya Tionghoa adalah kekayaan Nusantara,” ujar Once, Jumat (20/2/2026).
Acara tersebut dibuka dengan atraksi Barongsai dan Wushu, dilanjutkan dengan tari Bian Lian (face changing dance). Keunikan malam itu terasa saat penampilan penyanyi lagu-lagu Mandarin berpadu mesra dengan alunan biola dan dentingan Sasando, menciptakan simfoni yang merayakan keberagaman.
Identitas Tionghoa sebagai Elemen Pembentuk Jati Diri Bangsa
Once menekankan bahwa pengakuan negara terhadap budaya dan peran etnis Tionghoa menegaskan bahwa mereka adalah bagian tak terpisahkan dari eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kedua, identitas Tionghoa adalah salah satu elemen pembentuk jati diri bangsa kita. Dan, peran etnis Tionghoa adalah bagian tak terpisahkan dari sejarah dan masa depan NKRI,” jelasnya.
Sebagai bukti nyata harmonisnya perjumpaan budaya yang telah berlangsung berabad-abad, Once mencontohkan Kebaya Encim.






