Jakarta – Aktris dan pendakwah Oki Setiana Dewi menjalani rutinitas yang padat, membagi waktunya antara Mesir dan Indonesia demi menempuh pendidikan tinggi. Kakak dari Ria Ricis ini rela melakukan perjalanan lintas benua setiap akhir pekan untuk menyeimbangkan perannya sebagai ibu, pendakwah, dan mahasiswi di Universitas Al-Azhar, Kairo.
‘Manusia Udara’ Demi Pendidikan
Oki mengungkapkan bahwa sebagian besar waktunya kini dihabiskan di pesawat. Ia mengatur jadwalnya sedemikian rupa agar tidak mengganggu kewajiban akademisnya. “Sekarang kayaknya banyak hidup di udara ya, banyak di pesawat,” ungkap Oki Setiana Dewi saat ditemui di Studio Rumpi: No Secret TransTV, Jakarta Selatan, pada Senin (2/2/2026).
Ritme perjalanannya terbilang ekstrem. Oki seringkali terbang dari Mesir setelah selesai kuliah pada hari Kamis sore untuk segera kembali ke Indonesia. Ia memanfaatkan akhir pekan untuk mengecek bisnis dan sekolah di Tanah Air, sebelum kembali terbang ke Mesir pada Sabtu malam agar bisa mengikuti kuliah pada Minggu pagi.
“Kadang-kadang saya pulang ke Indonesia tuh weekend. Jadi kalau di Mesir itu kan libur sekolah hari Jumat, Sabtu. Jadi biasanya Kamis sore sudah ke bandara mau pulang ke Indonesia, kuliah dulu pagi. Kamis sorenya ke bandara, nanti hari Sabtu malamnya sudah terbang lagi ke Mesir. Jadi Minggu paginya sudah bisa kuliah lagi,” jelasnya.
Lelah Fisik Terbayar Kebahagiaan
Menjalani hidup nomaden antarnegara tentu menguras tenaga. Oki tak menampik rasa lelah fisik yang dideritanya. Namun, pertemuan dengan keluarga dan jamaah menjadi penyemangat tersendiri baginya. “Banyak orang yang nanya, ‘Umma Oki pergi dari sini pindah satu kota, pindah satu wilayah, memangnya nggak capek?’ Capek. Tapi saya pikir kalau kita happy, ya happy kan ketemu orang-orang,” tuturnya.
Tanggung Jawab Merawat Ibunda
Selain kesibukannya, Oki juga memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga sang ibunda. Dalam perjalanan dakwah dan survei kampus ke Inggris baru-baru ini, Oki turut memboyong ibunya, yang memiliki riwayat kesehatan jantung. “Ibu punya riwayat heart attack ya berapa tahun lalu, sempat serangan jantung, berhenti napas, henti jantung. Jadi saya sebenarnya sangat suka kalau Ibu tuh selalu pergi sama saya, tapi tiap berapa menit saya selalu tanya, ‘Are you okay? Ibu capek nggak?’ Khawatir kenapa-napa,” cerita Oki.
Meskipun penuh kekhawatiran, Oki bersyukur perjalanan empat hari di Inggris berjalan lancar dan ibunya merasa bahagia. Saat ini, Oki hanya singgah tiga hari di Jakarta untuk mengurus pesantren dan bisnisnya sebelum kembali terbang ke Malaysia untuk berdakwah, lalu melanjutkan perjalanan pulang ke Mesir.
“Saya nggak mau bolos kuliahnya. Karena kalau kita bolos kita ketinggalan pelajaran banyak banget,” pungkasnya.






