Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, menuntut anak asuhnya untuk menampilkan performa terbaik saat menghadapi AS Monaco dalam lanjutan Liga Champions. Pertandingan krusial ini akan digelar di Stade Louis II pada Rabu (18/2/2026) dini hari WIB.
Ambisi Enrique di Tengah Tren Kurang Meyakinkan
PSG tengah berupaya mengembalikan performa terbaiknya di kancah Eropa. Dalam tiga pertandingan terakhir di Liga Champions, tim asal Paris ini hanya mampu mencatat dua hasil imbang dan satu kekalahan. Situasi ini membuat Enrique tidak ingin timnya kembali tersandung di babak play-off 16 besar melawan AS Monaco.
“Saya ingin melihat versi terbaik dari Paris, dan kita telah melihat pada musim lalu bahwa kami kalah di leg pertama [pada babak 16 besar melawan Liverpool] sebelum membalikkan keadaan di leg kedua. Kami ingin memenangkan setiap pertandingan dan mentalitas kami tidak akan berubah,” tegas Enrique seperti dikutip dari situs resmi Liga Champions.
Rekor Pertemuan dan Tantangan Monaco
Sebagai juara bertahan Liga Champions, PSG sejatinya berambisi finis di delapan besar untuk lolos langsung ke babak 16 besar. Namun, rentetan hasil kurang memuaskan di fase grup membuat mereka harus melalui babak play-off.
Pertemuan antara PSG dan AS Monaco di kancah Eropa ini akan menjadi yang pertama kalinya. Namun, secara keseluruhan, kedua tim telah berhadapan sebanyak 116 kali di berbagai ajang. AS Monaco tercatat lebih unggul dengan 49 kemenangan, sementara PSG meraih 38 kemenangan, dan 29 laga berakhir imbang.
Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi PSG untuk membuktikan kapasitas mereka sebagai juara bertahan dan mengamankan langkah ke babak selanjutnya.






