Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa hingga Sabtu malam (31/1/2026), masih terdapat lima RT di wilayah Jakarta Utara yang terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 26 hingga 45 cm.
Rincian Wilayah Terdampak
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menjelaskan bahwa kelima RT tersebut tersebar di dua kelurahan. “Jakarta Utara terdapat 5 RT, yang terdiri dari Kelurahan Kapuk Muara 1 RT dan Kelurahan Marunda 4 RT,” ujar Isnawa kepada wartawan pada Sabtu (31/1/2026).
Data ini dihimpun oleh BPBD DKI Jakarta hingga pukul 18.00 WIB. Banjir yang terjadi disebabkan oleh luapan Kali Angke dan Kali Nagrak yang tidak mampu menampung volume air.
Jumlah Pengungsi
Akibat banjir tersebut, sebanyak 265 warga terpaksa mengungsi. Pusat pengungsian utama berada di Kelurahan Marunda.
- Lokasi pengungsian di Kelurahan Marunda, Masjid Nurul Jannah: 20 KK (40 jiwa)
- Lokasi pengungsian di Kelurahan Marunda, SD Robiatul Adawiyah: 62 KK (225 jiwa)
Total warga yang berada di tempat pengungsian tersebut mencapai 265 jiwa.
Wilayah yang Telah Surut
Meskipun demikian, BPBD DKI Jakarta juga mencatat bahwa ada lima wilayah lain di Jakarta yang genangan airnya sudah mulai surut. Wilayah tersebut meliputi:
- Kelurahan Cawang: 5 RT
- Kelurahan Bidara Cina: 4 RT
- Kelurahan Kampung Melayu: 18 RT
- Kelurahan Pejaten Timur: 1 RT
- Kelurahan Kapuk Muara: 1 RT
- Kelurahan Marunda: 1 RT






