Selebriti

Lee Jeong Hoon Kagum: Putri Zoe Makin Mandiri Selama Kuliah di Amerika Serikat

Advertisement

Pembawa acara Lee Jeong Hoon dan istrinya, Moa, baru saja kembali dari Amerika Serikat setelah menghabiskan liburan dua bulan. Momen tersebut dimanfaatkan untuk menemani putri mereka, Zoe, yang sedang menempuh pendidikan di Negeri Paman Sam. Lee Jeong Hoon mengungkapkan kekagumannya atas perubahan besar yang dialami Zoe, terutama dalam hal kemandirian.

Perubahan Signifikan Zoe di Amerika Serikat

Menurut Lee, perubahan Zoe sangat luar biasa. Ia menilai kemandirian putrinya terbentuk karena harus menjalani kehidupan tanpa kehadiran orang tua secara langsung. “Betul, betul. Perubahannya luar biasa. Itu bukan karena dia sekolah hanya di Amerikanya ya, tapi benar-benar mungkin di sana kan dia harus hidup mandiri, nggak ada orang tuanya, nggak ada yang bisa backup-in dia secara langsung,” ujar Lee Jeong Hoon di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (07/02/2026).

Meskipun Zoe memiliki beberapa orang yang dipercaya untuk menjaganya selama di sana, Lee menegaskan bahwa sang anak tetap dituntut untuk berjuang hidup sendiri. “Kita meskipun ada guardian-nya di sana, pendeta-pendeta yang kita titipin atau teman orang tua yang dekat sama kita, kita titipin pun, dia kan harus mandiri untuk berjuang hidup sendiri, ke sekolah jalan kaki ya. Mungkin itu membuat pelajaran buat dia jadi sekarang jauh lebih mandiri gitu,” ungkapnya.

Zoe Pertimbangkan Pekerjaan Paruh Waktu

Selain fokus pada pendidikan, Zoe juga mulai mempertimbangkan untuk menambah pengalaman dengan bekerja paruh waktu. Lee Jeong Hoon menyebutkan bahwa selama satu tahun dua bulan terakhir, ia meminta Zoe untuk fokus sepenuhnya pada sekolah. Namun ke depannya, peluang bekerja paruh waktu mulai terbuka.

Advertisement

“Nah, kemarin sempat setahun dua bulan ini memang saya suruh fokus sekolah. Tapi Puji Tuhan kayaknya mungkin Maret atau pertengahan Maret atau April awal, ada restoran Jepang sih, restoran Jepang,” katanya.

Lee menambahkan, jika Zoe nantinya bekerja paruh waktu, sekolah tetap menjadi prioritas utama. “Kemarin sempat ngobrol kayaknya dia bisa kerja di situ part time. Mungkin ya sehari mungkin 4-5 jam kali ya. Karena kan dia harus fokus sekolah juga. Jadi buat cari pengalaman dan juga sekaligus jadi uang sakunya dia gitu,” pungkasnya.

Advertisement