Berita

Kebakaran Rumah Mewah di Tanjung Barat Tewaskan Seorang Perempuan Lansia

Advertisement

Sebuah rumah mewah di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan, dilalap si jago merah pada Jumat (30/1/2026) pagi. Insiden tragis ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Api Melalap Rumah Mewah

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengonfirmasi bahwa objek yang terdampak adalah sebuah rumah tinggal mewah. “Obyek yang terdampak rumah tinggal, rumah mewah,” ujar Asril Rizal, Jumat (30/1/2026).

Laporan kebakaran diterima petugas pemadam kebakaran dari warga melalui sambungan telepon pada pukul 09.41 WIB. Lokasi kejadian berada di Jalan Teratai XIV RT 03 RW 02, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Pengerahan Personel dan Upaya Pemadaman

Menanggapi laporan tersebut, sebanyak 18 unit mobil pemadam kebakaran beserta 112 personel segera dikerahkan menuju tempat kejadian perkara (TKP). Proses pemadaman api dimulai pada pukul 09.48 WIB. Petugas berhasil mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.

Rumah yang terbakar memiliki luas area sekitar 210 meter persegi. Terdapat dua orang di dalam rumah saat kejadian berlangsung.

Advertisement

Satu Korban Jiwa Teridentifikasi

“Korban jiwa 1 orang atas nama Beti, jenis kelamin perempuan. Usia kurang lebih 60 tahun,” ungkap Asril Rizal.

Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui oleh koordinator kebersihan wilayah yang melihat adanya asap tebal mengepul dari area teras rumah. Laporan kemudian diteruskan kepada satpam kompleks sebelum akhirnya dilaporkan ke dinas pemadam kebakaran.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara mandiri menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan metode tradisional. Namun, upaya tersebut belum berhasil sepenuhnya memadamkan api sebelum tim pemadam kebakaran tiba dan mengambil alih penanganan.

Api berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh petugas pemadam kebakaran pada pukul 10.55 WIB. Kerugian materiil akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.

Advertisement