Polri mengumumkan bahwa Interpol telah resmi menerbitkan red notice terhadap Muhammad Riza Chalid (MRC), tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina. Penerbitan red notice ini dilakukan sejak 23 Januari 2026.
Detail Penerbitan Red Notice
“Interpol, red notice atas nama Muhammad Riza Chalid atau disebut MRC telah terbit pada hari Jumat, 23 Januari 2026,” ujar Sekretaris NCB Hubinter Polri Brigjen Untung Widyatmoko dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Minggu (1/2/2026).
Brigjen Untung Widyatmoko menambahkan bahwa Polri terus berkoordinasi dengan institusi di luar negeri maupun dalam negeri setelah red notice tersebut diterbitkan. Ia menegaskan bahwa NCB Interpol akan senantiasa mendukung setiap langkah penegakan hukum yang dilakukan.
“Kami Set NCB interpol mendukung langkah-langkah penegakan hukum atas pelaku-pelaku tindak pidana yang melarikan diri ke luar negeri,” ucapnya.
Latar Belakang Kasus Riza Chalid
Sebelumnya, Riza Chalid telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (10/7/2025). Ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina. Kejagung menyebutkan Riza Chalid bertindak selaku beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa dan PT Orbit Terminal.
Kasus dugaan korupsi ini diduga terjadi pada periode 2018-2023, melibatkan PT Pertamina, subholding, dan para kontraktornya. Hingga kini, sudah ada 18 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Modus Operandi dan Kerugian Negara
Riza Chalid bersama tersangka lainnya diduga menyepakati kerja sama penyewaan terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) di Merak dengan melakukan intervensi kebijakan tata kelola PT Pertamina. Menurut Kejagung, PT Pertamina pada saat itu belum membutuhkan tambahan penyimpanan stok BBM.
Perbuatan ini diduga telah menyebabkan kerugian negara yang sangat besar, mencapai Rp 285 triliun. Angka tersebut mencakup kerugian keuangan negara dan kerugian perekonomian negara.
Tersangka Pencucian Uang
Selain terjerat kasus korupsi, Riza Chalid juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).






