Berita

Film ‘Extraction: Tygo’ Lisa BLACKPINK Syuting di Bandung, Jakarta, Bekasi, hingga Depok

Advertisement

Film Korea Selatan yang dibintangi oleh aktor Ma Dong-seok bersama Lisa ‘BLACKPINK’ melakukan syuting di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Bandung Barat, Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Periode syuting film berjudul ‘Extraction: Tygo’ ini telah dimulai sejak 8 Desember 2025 dan telah mendapatkan izin langsung dari Mabes Polri.

Bandung Barat Jadi Lokasi Syuting

Di Bandung Barat, salah satu objek wisata alam di kawasan Karst Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menjadi lokasi syuting. Puluhan mobil minibus yang membawa kru dan para pemeran film terlihat terparkir di area tersebut. Penanda arah dalam bahasa Inggris dan Korea juga menghiasi lokasi.

Ikbal Kamal Pasya, pengelola objek wisata, membenarkan adanya syuting film tersebut. “Iya betul, untuk tempat kita ini dijadikan sebagai lokasi syuting film (Tygo). Tapi kalau soal apakah Lisa, kemudian pemeran utama lainnya ada di sini, saya sendiri kurang begitu tahu ya,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) telah menerima surat pemberitahuan resmi dari pihak penyelenggara syuting sejak 18 Desember 2025. “Betul kita sudah terima surat pemberitahuan dan permohonan dukungan syuting di kawasan Citatah, Bandung Barat,” kata Kepala Bidang Pariwisata pada Disparbud KBB, David Oot.

Tangerang Berlakukan Pengalihan Arus

Wilayah Kota Tangerang juga menjadi lokasi syuting. Polisi memberlakukan pengalihan lalu lintas dan penutupan sementara Jalan KS Tubun Karawaci, selama kegiatan produksi film pada 28-31 Januari 2026. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut perizinan penggunaan ruang jalan yang telah diterbitkan pemerintah pusat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menyatakan rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mendukung kelancaran proses produksi film. “Kami sudah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman. Petugas Dishub dan kepolisian disiagakan untuk membantu pengaturan dan pengalihan arus,” katanya di situs Korlantas Polri, Kamis (29/1/2026).

Kota Tua Jakarta Jadi Saksi Syuting

Selanjutnya, Kota Tua, Jakarta Barat, juga menjadi lokasi syuting film yang dibintangi Lisa. Kanit Lantas Tamansari Polres Metro Jakarta Barat, AKP Teguh A, menyebut kegiatan syuting dimulai pada Rabu (28/1) di gedung Jasindo Kawasan Kota Tua.

“Betul, kemarin tanggal 28 Januari 2026 ada kegiatan syuting dari Korea, tepatnya di gedung Jasindo Kawasan Kota Tua (samping kiri Cafe Batavia) Jakarta Barat,” kata AKP Teguh A, dalam keterangannya, Kamis (29/1/2026).

AKP Teguh A menambahkan sempat ada pengalihan arus di Jalan Kunir. “Untuk saat ini ruas Jalan Kunir Jakarta Barat sudah dinormalkan kembali. Kegiatan shooting tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemprov DKI,” ujarnya.

Advertisement

Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Cengkeh

Rencananya, proses syuting film tersebut akan dilanjutkan di titik lain wilayah Jakarta Barat, termasuk di Jalan Cengkeh. Akan ada rekayasa lalu lintas di Jalan Cengkeh, Jakbar, pada 1 hingga 7 Februari 2026.

Rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan di sekitar lokasi syuting meliputi:

  • Pengalihan arus dari arah Cengkeh sisi utara ke arah Jalan Nelayan (Jembatan Intan).
  • Pengendara dari Jembatan Intan diarahkan belok kiri ke arah Jalan Kalibesar Barat.
  • Pengendara dari arah Tiang Bendera diarahkan belok kiri ke arah Jalan Ekor Kuning.
  • Penutupan total dilakukan di Jalan Cengkeh 2.

AKP Teguh mengimbau pengendara untuk menghindari sementara kawasan Kota Tua dan mencari jalur alternatif untuk menghindari potensi kepadatan selama syuting berlangsung.

Syuting Meluas ke Cikini, Bekasi, dan Depok

Selain di Jakarta Barat, syuting film Lisa BLACKPINK juga akan dilakukan di Cikini, Jakarta Pusat. Disebutkan pula akan ada syuting film yang sama di Depok hingga Bekasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan proses syuting dimulai sejak Desember 2025 hingga Maret 2026. “Waktu (syuting mulai) 8 Desember 2025 sampai 30 Maret 2026,” kata Budi melalui keterangannya, Sabtu (31/1).

Budi merinci lokasi syuting film tersebut, di antaranya di Kota Tua, Kastil Batavia, Gedung CTC (Central Trading Company), Jembatan Baru, Muara Baru, Cikini Hospital, Bekasi, dan Kota Depok.

Budi mengonfirmasi bahwa syuting tersebut telah mendapatkan izin dari Mabes Polri karena melibatkan warga negara asing sekaligus menggunakan wilayah hukum lebih dari satu kepolisian daerah. “Perizinan dari Mabes Polri karena melibatkan WNA (warga negara asing) dan dua provinsi wilayah hukum Polda Metro Jaya dan Polda Jabar,” imbuhnya.

Advertisement