Presenter Evelina Tan tak bisa menyembunyikan kebahagiaan usai resmi menikah dengan rekan sesama profesinya, Ivan Kabul. Pernikahan yang digelar pada Jumat, 14 Februari 2026, di GKI Puri Permata Buana, Jakarta Barat, ini diakui Evelina sebagai perwujudan dream wedding-nya.
Mimpi Jadi Nyata
Evelina Tan mengungkapkan rasa haru dan syukurnya atas momen sakral tersebut. Ia merasa tak menyangka hari pernikahannya akan seindah dan seberkesan yang ia bayangkan. “Gak nyangka sih bakal seindah dan seberkesan itu, definisi dream wedding Evelin selama ini. Indah dan hangat, tamu-tamu kita, orang yang memang punya tempat spesial di hati kita,” ujar Evelina Tan saat dihubungi, Selasa (17/2/2026).
Ia menambahkan, “Puji Tuhan bisa melihat mereka terharu dan menikmati. Sangat bersyukur juga Papa Mama bisa hadir menyaksikan sendiri Evelin beranjak dari single menjadi istri orang. Istri Ivan Kabul.”
Gaun Bak Barbie dan Dekorasi Taman Bunga
Resepsi pernikahan Evelina dan Ivan Kabul mengusung tema taman bunga dengan dominasi warna pink, putih, dan hijau daun. Penampilan Evelina pun mencuri perhatian, ia tampil menawan bak Barbie dari dunia fantasi. “Fun fact, pas briefing pembuatan gaun nikah, aku kasih gambar Barbie yang suka Eve nonton pas kecil, ternyata bisa terealisasikan,” tuturnya.
Evelina mengaku sangat puas dengan hasil gaunnya. “Super duper realistis dan elegan sekali sampai-sampai tamu panggil Evelina Middleton. Puji Tuhan, cuma bisa ucap syukur banyak-banyak,” tambahnya.
Perjalanan Cinta Dua Tahun
Hubungan Evelina dan Ivan Kabul telah terjalin selama kurang lebih dua tahun sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah. Evelina memuji Ivan sebagai sosok yang memiliki niat baik. “Ivan pria green flag yang Evelin yakini niat hatinya selalu baik. Kita berdua kompak, kami selalu bisa ingat bahwa di dunia ini kita lawan masalah, gak pernah aku lawan kamu, dan itu mahal sih,” ungkapnya.
Tetap Produktif Berkarya
Meskipun telah resmi menjadi suami istri, Evelina dan Ivan menegaskan komitmen mereka untuk tetap produktif dalam berkarya. Pernikahan dipandang sebagai awal babak baru kehidupan, bukan akhir dari perjalanan karier.
“Tetap dong, kita hobi kerja dan kita cinta pekerjaan kita ini. Kita membangunnya seperti merawat anak. Kita gak mau ambisi berlebihan sampai menutup mata, misal Eve bakal butuh cuti hamil melahirkan, tapi kita berdua juga sepakat bahwa berkarya adalah cara hidup kita, berkarya membuat kita lebih hidup dan merasa penuh,” pungkas Evelina.






