Berita

ETLE Drone Patrol Cibubur: 30 Pelanggar Terekam, Mayoritas Tak Pakai Helm SNI

Advertisement

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mempercepat transformasi penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi. Penerapan ETLE Drone Patrol Presisi di Cibubur, Jakarta Timur, pada Jumat (30/1/2026) berhasil mengidentifikasi 30 pelanggaran lalu lintas.

Dominasi Pelanggaran Helm

Pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar nasional Indonesia (SNI). Hal ini menjadi perhatian serius mengingat helm merupakan faktor krusial dalam menekan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

AKBP M Adiel Aristo, Kasi Binwas Ditgakkum Korlantas Polri, menyatakan bahwa pelanggaran keselamatan dasar pengendara roda dua masih menjadi temuan dominan dalam pengawasan ini.

Inovasi Penegakan Hukum Modern

Irjen Agus Suryo Nugroho, Kepala Korps Lalu Lintas Polri, menegaskan bahwa ETLE Drone Patrol Presisi adalah inovasi strategis Korlantas Polri untuk menghadirkan penegakan hukum lalu lintas yang modern, objektif, dan berkeadilan. Pemanfaatan teknologi drone memungkinkan pemantauan yang luas dan presisi, termasuk terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan fatalitas.

Brigjen Faizal, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, menambahkan bahwa fokus utama pengawasan di Cibubur adalah pelanggaran helm SNI. Ia menjelaskan bahwa pelanggaran ini melanggar Pasal 106 ayat (8) jo Pasal 291 ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), dengan ancaman pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda maksimal Rp250.000.

Advertisement

Proses Tanpa Interaksi Langsung

Setiap pelanggaran terekam secara objektif oleh kamera drone beresolusi tinggi dan diproses melalui sistem ETLE nasional tanpa interaksi langsung di lapangan. Hal ini menjamin transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum.

Kombes Dwi Sumrahadi Rakhmanto, Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri, memastikan kesiapan personel, optimalisasi perangkat drone, serta keabsahan data hasil perekaman. Evaluasi berkala dilakukan untuk menjaga kualitas penindakan.

Upaya Edukasi dan Keselamatan

Kasubdit Dakgar menambahkan bahwa penekanan pada pelanggaran helm juga merupakan bagian dari upaya edukasi kepada masyarakat agar lebih disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan berkendara. Pendekatan preemtif dan preventif melalui sosialisasi tetap dikedepankan, sejalan dengan penegakan hukum yang humanis dan presisi.

Korlantas Polri berharap melalui penerapan ETLE Drone Patrol Presisi, kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas meningkat, angka fatalitas kecelakaan menurun, dan terwujud budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Advertisement