Elji Arvella, kreator konten yang dikenal dengan sapaan ‘Teteh’, belakangan ini semakin mencuri perhatian publik dengan konten horor komedi yang unik. Video-videonya yang kerap viral di berbagai platform media sosial menjadikannya salah satu figur menonjol di genre ini. Di balik pembawaannya yang kalem, perempuan bernama asli Riska L. Gunawan ini memiliki perjalanan karier yang tidak instan.
Perjuangan di Balik Konten Horor Komedi
Elji menceritakan bahwa awalnya ia hanya membuat konten-konten ringan dan lucu. Keputusan untuk beralih ke genre horor komedi sempat dianggap berisiko oleh sebagian orang. Namun, strategi ini justru menjadi kunci kesuksesannya.
“Awalnya aku bikin konten lucu ringan yang sederhana. Keputusan itu sempat dianggap berisiko, tapi ternyata justru jadi senjata pamungkas aku,” ujar Elji saat dihubungi, Selasa (10/2/2026).
Gaya Soft Spoken yang Khas
Berbeda dengan kebanyakan kreator horor yang identik dengan ekspresi berlebihan, Elji justru tampil dengan gaya soft-spoken. Pendekatan ini telah membawanya meraih 306 ribu pengikut di Instagram.
“Aku nggak pengin teriak-teriak atau berlebihan. Justru aku pengin bikin orang merinding dulu, terus ketawa tanpa sadar,” jelasnya. Menurut Elji, kontras antara suasana horor yang mencekam dan penyampaian yang tenang inilah yang membuat penonton merasa betah.
Gaya soft-spoken yang ia tampilkan kerap dianggap sebagai strategi konten semata. Padahal, karakter tersebut merupakan cerminan dirinya yang sebenarnya.
“Banyak yang mikir ini cuma gimmick. Padahal memang aku orangnya lembut dari dulu,” ungkapnya.
Eksplorasi Budaya dan Bahasa
Identitas budaya Sunda yang melekat pada Elji justru semakin ramai ketika ia mulai mengeksplorasi penggunaan bahasa Batak dalam kontennya. Perpaduan logat, intonasi lembut, dan ekspresi kalem menciptakan nuansa yang berbeda dan menarik bagi penonton.
“Aku suka explore. Perpaduan logat, intonasi lembut, dan ekspresi kalem itu bikin kontennya terasa beda,” tuturnya.
Merambah Layar Televisi
Popularitas Elji Arvella kini tidak hanya terbatas di dunia digital. Ia juga mulai merambah ke layar kaca televisi nasional, salah satunya pernah tampil di acara Rumpi No Secret Trans TV.
“Buat aku, yang penting karakter dan keaslian. Kalau itu dapat, penonton akan datang sendiri,” pungkasnya.






