Selebriti

Doktif Serukan Boikot Produk Richard Lee, Desak Penahanan Tersangka

Advertisement

Perseteruan antara Samira Farahnaz, yang dikenal sebagai Doktif (Dokter Detektif), dengan Richard Lee semakin memanas. Doktif tidak hanya menempuh jalur hukum, tetapi kini secara terang-terangan menyerukan gerakan boikot terhadap seluruh produk kecantikan dan suplemen milik Richard Lee. Langkah ini diambil Doktif setelah merasa geram karena menurut pemantauannya, Richard Lee masih terus memasarkan produk-produk yang diduga bermasalah, salah satunya adalah skincare White Tomato.

Desakan Penahanan dan Boikot Produk

“Doktif berharap Polda Metro Jaya tegak lurus, berani untuk melakukan penahanan sesuai dengan apa yang tadi Doktif tunjukkan ke kalian bahwa penjualan White Tomato masih tetap ada. Artinya apa? Pengulangan tetap terjadi,” kata Doktif saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (19/2/2026).

Hal ini yang memicu Doktif untuk mengajak masyarakat Indonesia berhenti membelanjakan uang mereka pada produk milik Richard Lee. “Kalau Doktif sih masyarakat lakukan cancel culture. Sudah, produk yang berkaitan dengan dia, setop! Jangan lagi. Dan kita lihat sampai proses hukum ini berjalan,” seru Doktif.

Doktif menegaskan, gerakan ini adalah bentuk sanksi sosial bagi pelaku bisnis yang dinilai tidak memiliki efek jera meski sudah menyandang status tersangka. “Harapan Doktif sangat besar untuk bisa ditahan,” harapnya.

Advertisement

Proses Hukum yang Berjalan

Perseteruan ini memuncak setelah dr. Richard Lee ditetapkan sebagai tersangka atas laporan Doktif terkait dugaan penipuan konsumen dan pelanggaran izin edar. Richard Lee sempat berupaya melawan status tersangka tersebut melalui jalur praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Namun, hakim menolak gugatan tersebut pada awal tahun 2026, yang berarti status tersangkanya sah dan proses penyidikan di Polda Metro Jaya terus berjalan.

Advertisement