Hiburan

Denny Siregar Hadirkan Tokoh Utama Down Syndrome di Film ‘Tanah Runtuh’

Advertisement

Produser film Denny Siregar kembali mengejutkan publik dengan karya terbarunya, ‘Tanah Runtuh’. Kali ini, ia memilih seorang anak dengan down syndrome sebagai tokoh utama, sebuah langkah yang memberikan nuansa berbeda pada film tersebut. Hal ini terlihat jelas dalam cuplikan film yang dibagikan melalui akun Instagram Denny Siregar Production.

Keunikan Tokoh Utama

Dalam cuplikan tersebut, tampak seorang anak berkebutuhan khusus memegang pistol sambil menenangkan temannya. Narasi yang menyertai video tersebut berbunyi, “Kami belajar menjadi kuat dengan saling menjaga, melangkah bersama meski jalan tidak selalu muda.” Pesan ini menggarisbawahi tema kekuatan dan kebersamaan yang ingin disampaikan melalui film.

Denny Siregar melalui ‘Tanah Runtuh’ berupaya mengajak penonton untuk melihat dari sudut pandang yang lebih jujur dan manusiawi. Ia menghadirkan karakter anak down syndrome bukan sekadar sebagai pelengkap, melainkan sebagai sosok yang kuat, relevan, dan memiliki peran krusial dalam alur cerita.

Reaksi Penonton

Potongan adegan ini segera memancing beragam reaksi dari warganet. Banyak yang memuji nuansa film yang terasa hangat dan otentik. Salah seorang netizen berkomentar, “Beuh gokil filmnya. Kesan-kesan jadulnya khas banget padahal 2026 salut banget buat kreator yang kaya gini.”

Advertisement

Komentar lain menyoroti kualitas akting, “Potongan adegan yang kuat, Yoan aktingnya bikin penasaran.” Antusiasme ini menunjukkan bahwa pemilihan tokoh utama yang tidak biasa telah berhasil menarik perhatian dan menimbulkan rasa penasaran.

Makna Film

Melalui ‘Tanah Runtuh’, Denny Siregar mengingatkan bahwa esensi sebuah film tidak hanya terletak pada konflik besar, tetapi juga pada penggambaran kedalaman emosi dan kemanusiaan para karakternya. Hingga saat ini, detail mengenai storyline resmi film ini masih belum diumumkan secara luas.

Sebagai informasi tambahan, video motivasi dari Koreografer Gianti Giadi yang membuat kelas tari untuk anak down syndrome juga sempat menjadi sorotan, menunjukkan perhatian yang semakin meningkat terhadap inklusivitas dalam berbagai bidang seni.

Advertisement