Bodo, Norwegia – Nasib nahas menimpa penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez, yang mengalami cedera parah saat timnya bertandang ke markas Bodo/Glimt dalam leg pertama playoff babak 16 besar Liga Champions, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. Kekalahan 1-3 Inter Milan atas tuan rumah tampaknya harus dibayar mahal dengan absennya bomber andalan mereka.
Rumput Lapangan Jadi Sorotan
Lautaro Martinez hanya mampu bermain selama 61 menit sebelum akhirnya digantikan oleh Marcus Thuram. Cedera yang dialami pemain asal Argentina itu kini menjadi sorotan dan dikaitkan dengan kondisi lapangan kandang Bodo/Glimt, Aspmyra Stadium. Laporan dari Football-Italia menyebutkan bahwa Inter Milan sebelumnya telah menyuarakan kekhawatiran terkait jenis rumput yang digunakan di stadion tersebut.
Aspmyra Stadium diketahui menggunakan rumput sintetis yang dikabarkan berada jauh di bawah standar kelayakan untuk pertandingan level tinggi. Inter Milan kabarnya telah mengajukan keluhan resmi mengenai kondisi lapangan ini kepada UEFA. Meskipun demikian, pertandingan tetap dilanjutkan, yang berujung pada cedera yang dialami Lautaro Martinez.
Konfirmasi Pelatih dan Dampak bagi Inter
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, telah mengonfirmasi cedera yang dialami anak asuhnya tersebut. Lautaro Martinez dijadwalkan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut pada Jumat (20/2/2026) untuk mengetahui secara pasti tingkat keparahan cederanya.
Kehilangan Lautaro Martinez diprediksi akan menjadi pukulan telak bagi Inter Milan. Pemain berusia 28 tahun itu telah menunjukkan performa gemilang musim ini dengan mencetak 18 gol dan 4 assist. Kontribusinya sangat vital dalam membawa timnya memuncaki klasemen Serie A, serta menjaga asa di Coppa Italia dan Liga Champions.






