Sepakbola

Cedera Hamstring Bellingham: Tuchel Ragu, Inggris Berpacu dengan Waktu

Advertisement

Cedera hamstring yang dialami Jude Bellingham saat membela Real Madrid awal Februari lalu tampaknya lebih serius dari perkiraan awal. Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel, menyatakan keraguannya apakah gelandang berusia 22 tahun itu dapat pulih tepat waktu untuk memperkuat timnas dalam jeda internasional akhir Maret mendatang.

Kondisi Bellingham Pasca Laga Kontra Rayo Vallecano

Bellingham mengalami cedera saat Real Madrid menghadapi Rayo Vallecano di Santiago Bernabeu pada 1 Februari 2026. Ia terpaksa ditarik keluar pada menit ke-10 dan digantikan oleh Brahim Diaz. Momen tersebut terekam jelas saat Bellingham tampak kesakitan memegang pahanya sebelum akhirnya meninggalkan lapangan sambil menangis.

Sumber internal Real Madrid yang dikutip oleh ESPN memperkirakan bahwa cedera tersebut hanya akan membuat Bellingham absen selama satu bulan. Namun, Thomas Tuchel enggan memberikan kepastian.

Keraguan Tuchel dan Dukungan untuk Bellingham

Tuchel mengungkapkan ketidakpastiannya mengenai kebugaran Bellingham untuk pertandingan persahabatan melawan Uruguay dan Jepang di Wembley pada 27 dan 31 Maret. Laga-laga ini merupakan bagian dari persiapan Timnas Inggris menjelang Piala Dunia 2026.

“Klubnya (Real Madrid) sedikit lebih berhati-hati mengenai prospek pemulihannya dalam beberapa pekan ke depan,” ujar Tuchel dalam sela-sela undian UEFA Nations League pada Kamis (12/2/2026), seperti dikutip dari ESPN.

Advertisement

Ia menambahkan, “Jude berusaha keras, dan seperti yang kita kenal, dia bertekad dan sangat profesional. Dia akan mencoba segala cara untuk bersama kami di bulan Maret.”

Tuchel menegaskan komitmennya dan timnas untuk mendukung penuh proses pemulihan Bellingham. “Tentu saja kami tetap berhubungan, itu hal yang wajar, dan kami mendoakan yang terbaik untuknya… Apa pun yang bisa kami lakukan untuknya, kami akan membantu dan mendukungnya. Ini seperti berpacu melawan waktu.”

Meskipun demikian, Tuchel mengakui bahwa ia pribadi merasa optimis, namun tidak sepenuhnya yakin mengenai kondisi akhir Bellingham. “Secara pribadi, saya optimis (tentang kebugaran Bellingham). Tapi saya tidak yakin,” pungkasnya.

Advertisement