Bogor – Atap ruang kelas di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Falah, Desa Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, dilaporkan ambruk pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa ini diduga kuat disebabkan oleh kondisi bangunan yang sudah rapuh.
Kondisi Bangunan Rapuh Jadi Penyebab Utama
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam, menjelaskan bahwa pelapukan pada bagian atap bangunan menjadi faktor utama terjadinya ambruk. “Dikarenakan bangunan yang sudah rapuh sehingga terjadinya pelapukan pada bagian atap ruangan, mengakibatkan ambruk pada dua ruangan kelas tersebut,” ujar Adam, Senin (2/2/2026).
Adam menegaskan bahwa ambruknya atap tidak disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem seperti hujan deras atau angin kencang. “Bangunan yang ambruk tidak disebabkan oleh hujan deras dan angin kencang. Bangunan yang sudah rapuh mengakibatkan ambruknya ruangan kelas 3 dan kelas 6 MI Miftahul Falah,” jelasnya.
Kegiatan Belajar Mengajar Dialihkan
Akibat insiden tersebut, kegiatan belajar mengajar di dua kelas yang terdampak, yaitu kelas 3 dan kelas 6, terpaksa dialihkan. “Kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan dengan sistem PJJ (Pembelajaran jarak jauh),” imbuh Adam.
Tidak Ada Korban Jiwa, Perlu Tindak Lanjut
Adam memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Ruang kelas yang ambruk berdekatan dengan rumah warga, namun tidak ada kerusakan yang dilaporkan pada pemukiman tersebut. “Korban jiwa ataupun luka, nihil. Ruangan kelas yang ambruk berdekatan dengan rumah warga, namun tidak terjadi kerusakan pada rumah warga tersebut,” tuturnya.
Meskipun demikian, BPBD Kabupaten Bogor menekankan perlunya tindak lanjut dari dinas terkait untuk mencegah kerusakan yang lebih luas dan dampak negatif pada aktivitas belajar mengajar di kelas lain. “Butuh penanganan lebih lanjut dari pihak terkait,” tegas Adam.
Saat ini, material bangunan yang ambruk belum dibersihkan dan area terdampak telah dipasangi garis polisi untuk mencegah aktivitas di sekitar lokasi. “Material bangunan yang ambruk belum dibersihkan serta sudah dipasang police line agar tidak ada yang beraktivitas di sekitar bangunan yang terdampak. Evakuasi material bangunan ambruk rencananya dilakukan hari ini,” pungkasnya.






