Muhammad Abdullah Surkaty, adik dari penyanyi Denada, memberikan klarifikasi terbuka mengenai informasi yang beredar terkait almarhumah ibunda mereka, Emilia Contessa, dan sebuah mobil yang diduga dibelikan untuk Ressa Rizky Rossano. Klarifikasi ini diunggah Muhammad melalui akun Instagram resmi Emilia Contessa pada Jumat (6/2/2026).
Klarifikasi Soal Uang Muka Mobil
Muhammad menyatakan keberatan atas informasi yang menyebutkan bahwa Emilia Contessa hanya menyetorkan uang muka sebesar Rp 20 juta untuk mobil Avanza milik Ressa. Menurutnya, informasi tersebut tidak akurat.
“Saya sangat menyayangkan beredarnya informasi yang menyebut bahwa almarhumah ibu saya hanya menyetorkan uang muka Rp 20 juta sebagai uang muka mobil Avanza. Namun, informasi tersebut tidak sesuai dengan dokumen kontrak antara saya dengan perusahaan pembiayaan, di mana dalam kontrak tersebut tercantum total uang muka yang telah dibayarkan adalah sebesar Rp 105 juta,” jelas Muhammad.
Cicilan Mobil Masih Ditanggung Emilia Contessa
Selain soal uang muka, Muhammad juga mengklarifikasi perihal pembayaran cicilan mobil tersebut. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, pembayaran cicilan masih ditanggung oleh pihak Emilia Contessa.
“Selain itu, beredar juga informasi mengenai pembayaran cicilan mobil Avanza tersebut. Dengan ini saya ingin menyampaikan bahwa pembayaran cicilan mobil Avanza sampai dengan saat ini masih kami bayarkan,” tuturnya.
Muhammad menekankan bahwa klarifikasi ini murni bertujuan untuk meluruskan informasi yang telah beredar luas, tanpa niat untuk mendahului atau mengganggu proses hukum yang sedang berjalan.
Konflik Keluarga dan Gugatan Hukum
Persoalan ini mencuat seiring dengan gugatan yang diajukan oleh Ressa Rizky Rossano terhadap Denada di Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November 2025. Gugatan tersebut berkaitan dengan dugaan penelantaran anak.
Pihak Ressa, melalui kanal YouTube Denny Sumargo, menyebutkan bahwa persoalan cicilan mobil menjadi salah satu pemicu konflik yang berujung pada langkah hukum. Konflik bermula ketika mobil yang diduga pemberian Emilia saat Ressa masih SMA ternyata masih dalam status kredit.
Cicilan mobil tersebut kemudian menjadi beban finansial bagi Ratih Puspita Dewi, yang membesarkan Ressa sejak bayi. Emilia Contessa kemudian menjual mobil tersebut dan menggantinya dengan kendaraan lain karena dianggap kurang layak. Pihak Ressa mengklaim hanya menerima Rp 20 juta dari hasil penjualan mobil lama sebagai uang muka untuk mobil pengganti, sementara cicilan mobil baru yang mencapai sekitar Rp 4 juta per bulan ditanggung oleh pihak Ressa.
Situasi memburuk ketika Ratih didatangi penagih dari pihak leasing, yang membuatnya kaget karena tidak memahami detail pembayaran mobil tersebut. Dari situlah keluarga Ressa berusaha menghubungi Denada untuk meminta bantuan.






