Pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, terus dikebut. Khususnya di Desa Napa, Tapsel, pembangunan huntara ditargetkan selesai pada pertengahan Februari 2026.
Progres Pembangunan Huntara di Desa Napa
Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, selaku Wakil Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana, menyatakan bahwa seluruh petugas gabungan telah bekerja keras. “Seluruh petugas, baik prajurit TNI, Polri dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) maupun personel lainnya telah bekerja keras mewujudkan bangunan tersebut,” kata Richard Tampubolon pada Kamis (29/1/2026).
Richard Tampubolon didampingi Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan saat meninjau langsung infrastruktur terdampak bencana banjir dan pengerjaan pembangunan huntara di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapsel pada Rabu (28/1/2026). Peninjauan ini juga mencakup perbaikan dan pembangunan fasilitas umum serta sosial yang rusak akibat banjir dan longsor pada akhir November 2025.
Meskipun pengiriman material masih menunggu dari Pulau Jawa, proyek ini dipastikan tetap berjalan sesuai target. “Semua ini dinamis, melihat kondisi cuaca dan ketersediaan bahan, tapi semua pihak memastikan ini segera direalisasikan,” ujar Richard Tampubolon.
Rincian Pembangunan Huntara
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total penerima huntara di Tapanuli Selatan mencapai 816 kepala keluarga (KK). Rinciannya adalah 683 KK untuk huntara terpusat dan 133 KK untuk huntara mandiri.
Pembangunan huntara terpusat melibatkan kolaborasi antara Danantara, Kementerian PU, dan BNPB:
- 186 unit huntara di Desa Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, dikerjakan oleh Danantara.
- 245 unit huntara di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, dikerjakan oleh Kementerian PU.
- 118 unit huntara di Desa Aek Lantong, Kecamatan Sipirok, dikerjakan oleh BNPB.
- 134 unit huntara di Desa Simatohir, Kecamatan Angkola Sangkkunur, dikerjakan oleh BNPB.
Sementara itu, pembangunan huntara mandiri di lahan milik warga sepenuhnya dilaksanakan oleh BNPB.
Peninjauan Fasilitas Lain
Selain fokus pada pembangunan huntara, rombongan Kasum TNI juga meninjau beberapa lokasi penting lainnya. Mereka mengunjungi dapur umum Posko Terpadu GOR Pandan, SDN Hutanabolon 2, serta meninjau perbaikan akses jalan dan pembangunan Jembatan Armco. Jembatan ini menghubungkan Desa Hutanabolon menuju Desa Sigiring-Giring di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.






