Sepakbola

Vinicius Jr Mogok Main Usai Diejek Monyet oleh Pemain Benfica, Protokol Anti-Rasis Diaktifkan

Advertisement

Vinicius Jr melaporkan kepada wasit bahwa pemain Benfica, Gianluca Prestianni, mengejeknya dengan sebutan ‘monyet’. Akibat tindakan rasis tersebut, Vinicius sempat menolak untuk melanjutkan pertandingan. Insiden ini terjadi saat Real Madrid meraih kemenangan 1-0 atas Benfica pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2025/2026 di Estadio da Luz, Rabu (18/2/2026).

Gol tunggal kemenangan El Real dicetak oleh Vinicius Jr melalui tendangan keras dari sisi kiri lapangan yang meluncur deras ke pojok kiri gawang tuan rumah. Setelah mencetak gol, pemain asal Brasil itu melakukan selebrasi dengan berjoget di tiang sepak pojok, yang berujung pada kartu kuning dari wasit karena dinilai berlebihan.

Selebrasi Vinicius memicu emosi para pemain Benfica, termasuk Gianluca Prestianni. Keduanya terlibat adu mulut. Vinicius kemudian melaporkan kepada wasit bahwa Prestianni mengejeknya dengan sebutan ‘monyet’. Prestianni terlihat menutup mulutnya dengan kaus saat berdebat, menyulitkan pembuktian tindakan rasisme di lapangan.

Vinicius Jr sempat menolak bermain akibat tindakan rasisme tersebut. Wasit memutuskan untuk menghentikan laga dan mengaktifkan protokol anti-rasisme dengan memberi isyarat huruf ‘X’ kepada ofisial pertandingan, menandakan terjadinya tindakan rasisme.

Advertisement

Situasi semakin memanas dengan kericuhan yang merembet ke bangku cadangan kedua tim. Staf kepelatihan Benfica bahkan mendapatkan kartu merah atas insiden ini. Sementara itu, Prestianni terus menolak tuduhan melakukan tindakan rasisme.

Perlahan, situasi mulai terkendali. Wasit melakukan diskusi dengan pemain kedua tim, dan laga kembali dilanjutkan setelah sempat tertunda selama 10 menit. Vinicius Jr pun bersedia kembali ke lapangan.

Advertisement