Sepakbola

Tuduhan Rasisme: Prestianni Balas Tuntut Vinicius dan Mbappe ke UEFA

Advertisement

Lisbon – Pemain muda Benfica, Gianluca Prestianni, berencana mengajukan tuntutan pencemaran nama baik terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior dan Kylian Mbappe. Langkah ini diambil menyusul sanksi sementara yang dijatuhkan UEFA kepadanya terkait dugaan penghinaan rasial.

Dugaan Rasisme dan Sanksi UEFA

Prestianni dituduh menghina Vinicius secara rasial dalam pertandingan antara Benfica dan Real Madrid di Lisbon akhir pekan lalu. Tudingan ini diperkuat oleh klaim Kylian Mbappe yang mengaku mendengar pemain asal Argentina itu memanggil Vinicius dengan sebutan ‘monyet’ sebanyak lima kali. Real Madrid telah melaporkan dugaan rasisme ini kepada UEFA, yang kemudian membentuk tim investigasi.

Akibat tuduhan tersebut, Prestianni dijatuhi sanksi larangan bermain dalam leg kedua Benfica melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu. Sanksi ini bersifat sementara selama penyelidikan kasus berlangsung. Pihak Benfica sendiri telah mengajukan banding atas hukuman yang diterima pemainnya tersebut kepada UEFA.

Bantahan Prestianni dan Rencana Tuntutan Balik

Gianluca Prestianni dengan tegas membantah tuduhan melakukan penghinaan rasial terhadap Vinicius. Ia mengklaim bahwa sebutan yang dilontarkannya kepada pemain asal Brasil itu adalah ‘homo’, bukan ‘mono’ (monyet dalam bahasa Spanyol).

Advertisement

Menurut laporan dari El Chiringuito, Prestianni berniat mengajukan tuntutan kepada Vinicius dan Mbappe ke UEFA, FIFA, serta otoritas peradilan Portugal. Pemain berusia 20 tahun itu merasa tuduhan rasis yang dialamatkan kepadanya tidak benar dan telah merusak reputasinya. Ia memiliki dasar hukum untuk mengambil tindakan terkait pencemaran nama baik yang merusak citra dan kesaksian palsu yang diduga dilakukan oleh Vinicius dan Mbappe.

Faktor kunci dalam rencana tuntutan balik Prestianni adalah keputusan final dari UEFA. Apabila hasil investigasi menyatakan dirinya tidak bersalah, maka langkah hukum untuk menuntut Vinicius dan Mbappe dapat dilanjutkan. Prestianni tidak hanya berpotensi menuntut balik atas pencemaran nama baik, tetapi juga berhak atas kompensasi finansial dan permintaan maaf publik dari kedua pemain Real Madrid tersebut.

Sebelumnya, Kylian Mbappe dikabarkan enggan menyebut nama Prestianni, menyatakan bahwa pemain tersebut tidak layak bermain di Liga Champions.

Advertisement