Sepakbola

Thomas Partey Kembali Didakwa Dua Kasus Pemerkosaan, Bantah Semua Tuduhan

Advertisement

Kabar mengejutkan datang dari mantan gelandang Arsenal, Thomas Partey. Ia kembali menghadapi tuduhan hukum setelah didakwa dengan dua kasus pemerkosaan tambahan. Hal ini menambah daftar panjang kasus hukum yang menjerat pemain asal Ghana tersebut.

Dakwaan Tambahan dan Sidang Lanjutan

Sebelumnya, pada Juli lalu, Partey telah didakwa dengan lima tuduhan pemerkosaan yang melibatkan dua wanita, serta satu tuduhan penyerangan seksual terhadap wanita ketiga. Dalam persidangan yang digelar September lalu, Partey dengan tegas membantah seluruh tuduhan tersebut dan diberikan jaminan bersyarat. Dugaan pelanggaran ini disebut terjadi antara tahun 2021 hingga 2022, periode ketika Partey masih aktif membela Arsenal.

Kini, dua dakwaan baru yang terpisah dari kasus sebelumnya telah dikeluarkan oleh The Crown Prosecution Service, lembaga independen yang menangani penyelidikan kasus kriminal di Inggris dan Wales. Penambahan dakwaan ini mengharuskan Partey untuk kembali menjalani persidangan pertamanya untuk kasus-kasus tambahan ini di Pengadilan Westminster pada 13 Maret mendatang.

“Thomas Partey akan terus membantah dakwaan yang dijatuhkan kepadanya. Dia selalu bekerjasama baik dengan polisi selama ini. Kami tidak akan berkomentar apapun lagi selama proses hukum berlangsung,” ujar pengacara Partey, Jenny Wiltshire, seperti dikutip The Athletic.

Advertisement

Arsenal Disorot Akibat Kasus Partey

Kasus hukum yang melibatkan Thomas Partey ini turut menyorot perhatian terhadap klub lamanya, Arsenal. Klub berjuluk The Gunners tersebut dikritik karena dinilai melindungi Partey sebagai pelaku pemerkosaan selama periode 2022 hingga 2025. Nama Partey sendiri sempat dirahasiakan sebelum akhirnya diungkap ke publik empat hari setelah kontraknya bersama Arsenal berakhir pada 30 Juni lalu.

Selama memperkuat Arsenal sejak tahun 2020, Thomas Partey telah tampil sebanyak 167 kali sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Villarreal pada awal musim ini.

Advertisement