Sejumlah suporter Hull City terpaksa berurusan dengan pihak berwajib setelah menyanyikan yel-yel diskriminatif yang ditujukan kepada pemain Chelsea dalam pertandingan Piala FA. Hinaan bernada ‘pelacur’ terdengar dari tribun penonton di MKM Stadium pada Sabtu (14/2/2026) dini hari WIB.
Yel-Yel Diskriminatif Terdengar di Babak Pertama
Menurut laporan The Athletic, yel-yel “Chelsea rent boy” menggema dari sektor pendukung Hull City saat babak pertama pertandingan ronde keempat Piala FA berlangsung. Menanggapi hal tersebut, sistem pengeras suara stadion segera mengeluarkan peringatan kepada para penonton. Pengumuman tersebut menekankan bahwa nyanyian tersebut merupakan tindakan pidana dan akan dipantau melalui CCTV.
Penahanan Suporter di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, pengeras suara kembali diaktifkan. Kali ini, pengumuman disampaikan bahwa beberapa suporter telah diamankan oleh petugas karena nyanyian yang mereka lantunkan. Insiden ini terjadi meskipun Hull City telah mengeluarkan imbauan tegas sebelum pertandingan.
Hull City Tegaskan Sikap Anti-Diskriminasi
Pada Kamis sebelum laga, manajemen Hull City telah mengingatkan seluruh penonton bahwa segala bentuk yel-yel yang bersifat homofobia, rasis, atau diskriminatif lainnya tidak akan ditoleransi. Suporter juga diimbau untuk segera melaporkan kejadian serupa kepada petugas terdekat selama pertandingan berlangsung.
Konsekuensi Hukum Ujaran Kebencian di Inggris
Istilah “rent boy” sendiri telah dinyatakan sebagai ejekan homofobia dalam hukum Inggris sejak tahun 2022. Penggunaannya dapat menjerat pelakunya dengan pasal ujaran kebencian. Istilah ini awalnya merujuk pada pekerja seks pria, dan beberapa kasus hukuman telah terjadi sejak aturan tersebut diberlakukan.
Sebagai contoh, seorang suporter Liverpool bernama Paul Boardman pernah dilarang memasuki Stadion Wembley untuk menyaksikan final Piala FA 2022 antara Liverpool melawan Chelsea. Larangan tersebut dijatuhkan setelah ia kedapatan meneriakkan kata-kata homofobia di stasiun kereta api dekat stadion. Boardman kemudian mengakui kesalahannya dan dijatuhi denda sebesar 500 Poundsterling, yang setara dengan sekitar 11,4 juta Rupiah berdasarkan kurs saat ini.






