Kegagalan Arsenal meraih poin penuh di kandang Wolverhampton Wanderers pada Kamis (19/2/2026) dini hari WIB, menyoroti kembali masalah koordinasi pertahanan tim. David Raya menjadi pusat perhatian akibat keputusannya yang berujung fatal.
Arsenal Kehilangan Keunggulan 2-0
Dalam pertandingan Liga Inggris di Molineux, Arsenal sempat unggul 2-0 berkat gol Bukayo Saka dan Piero Hincapie. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Wolverhampton berhasil menyamakan kedudukan melalui Hugo Bueno dan Tom Edozie.
Kesalahan Fatal di Injury Time
Gol penyeimbang dari Tom Edozie pada masa injury time menjadi sorotan utama. Gol tersebut tercipta akibat komunikasi yang buruk antara kiper David Raya dan bek Gabriel Magalhaes. Raya memutuskan untuk keluar dari sarangnya mengambil bola lambung yang sebenarnya sudah dalam jangkauan Gabriel. Keputusan ini berakibat bola terlepas dan dengan mudah disambar Edozie ke gawang yang kosong, meski upaya Riccardo Calafiori di garis gawang tak berhasil.
Dampak pada Persaingan Juara
Hasil imbang ini menjadi kerugian besar bagi Arsenal dalam perburuan gelar juara Liga Inggris. Jarak poin dengan rival terdekat, Manchester City, kini terpangkas menjadi lima poin, sementara City masih memiliki satu pertandingan sisa.
Kritik dari Alan Smith
Mantan pemain Arsenal, Alan Smith, mengkritik keputusan David Raya yang keluar dari posisinya. Menurutnya, kiper asal Spanyol tersebut tidak perlu mengambil bola yang sudah diamankan oleh Gabriel.
“David Raya mencoba mengambilnya, tapi Gabriel yang menanganinya,” kata Smith kepada Sky Sports. “Menurut saya Raya tidak perlu keluar mengambilnya. Itu sangat bisa dihindari oleh Arsenal.”
Kesalahan koordinasi seperti ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Mikel Arteta untuk segera dibenahi demi menjaga asa juara musim ini.






