Sepakbola

Sir Jim Ratcliffe Disebut Hipokrit Usai Sebut Inggris Dijajah Imigran

Advertisement

Pemilik baru Manchester United, Sir Jim Ratcliffe, menuai kritik tajam setelah pernyataannya yang menyebut Inggris telah dijajah oleh para imigran. Pernyataan kontroversial ini sontak memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, termasuk politisi dan pendukung klub.

Reaksi Beragam Terhadap Pernyataan Ratcliffe

Pernyataan yang dilontarkan oleh pria berusia 73 tahun itu dalam sebuah wawancara telah menyulut emosi berbagai pihak. Perdana Menteri Inggris, Sir Keir Starmer, walikota Manchester, Andy Burnham, serta sejumlah pendukung Manchester United, bahkan pemain The Red Devils, dilaporkan tidak senang dengan komentar tersebut.

Menyikapi polemik yang timbul, Ratcliffe dilaporkan telah menyampaikan permohonan maaf atas komentarnya. Manchester United sendiri menegaskan komitmen klub terhadap keberagaman.

Gary Lineker Kritik Keras

Mantan pemain Inggris, Gary Lineker, turut melontarkan komentar pedas terhadap Sir Jim Ratcliffe. Lineker menyebut pemilik MU itu sebagai sosok yang munafik.

Advertisement

“Kemunafikan ini sulit bagi saya untuk menerimanya. Jelas bahwa Keir Starmer telah memintanya untuk menyampaikan permohonan maaf; apakah ia akan melakukannya atau tidak, masih harus kita lihat,” ujar Lineker seperti dikutip dari Mirror.

Lineker melanjutkan kritiknya, “Saya menontonnya dan kemunafikannya benar-benar terasa-orang itu sendiri adalah seorang migran, seorang migran ekonomi [karena] ia tinggal di Monako. Anda boleh saja mengeluh sesuka hati, tetapi setidaknya tinggallah di sini, bayar pajak, dan berkontribusilah kepada masyarakat kita.”

Advertisement