Sepakbola

Real Madrid Mundur dari Perburuan Vitinha, Harga Selangit Jadi Kendala Utama

Advertisement

Real Madrid dikabarkan sempat menunjukkan minat untuk merekrut gelandang bertahan asal Portugal, Vitinha, guna memperkuat lini tengah mereka pada bursa transfer musim panas mendatang. Namun, mahalnya harga yang dipatok oleh Paris Saint-Germain (PSG) tampaknya membuat Los Blancos mengurungkan niatnya.

Fabrizio Romano Ungkap Kendala Transfer Vitinha

Pakar transfer Italia, Fabrizio Romano, mengungkapkan bahwa kepindahan Vitinha ke Santiago Bernabeu kemungkinan besar tidak akan terwujud. PSG memandang Vitinha sebagai elemen krusial dalam skuad mereka dan tidak memiliki niat untuk melepasnya.

Gelandang berusia 25 tahun ini bergabung dengan Les Parisiens pada 1 Juli 2022 dan terikat kontrak hingga 30 Juni 2029. Sejak berseragam PSG, Vitinha telah mengukir sejumlah prestasi gemilang, termasuk tiga gelar French Champions, satu UEFA Supercup, satu Liga Champions 2024/25, dan satu FIFA Intercontinental Cup.

Dalam 185 penampilannya bersama PSG, Vitinha telah mencetak 25 gol dan menyumbang 24 assist. Dengan sisa kontrak yang panjang, PSG dipastikan akan mematok harga yang sangat tinggi bagi klub yang berminat memboyongnya.

Advertisement

Nilai Pasar Tinggi dan Keinginan Pemain

Berdasarkan data dari Transfermarkt, nilai pasar Vitinha saat ini mencapai 110 juta Euro, atau setara dengan Rp 2,2 triliun. Angka tersebut menjadi salah satu faktor utama yang membuat Real Madrid berpikir ulang.

Lebih lanjut, mengutip dari Tribuna, Vitinha sendiri dikabarkan tidak memiliki keinginan untuk meninggalkan Parc des Princes. Ia merasa telah beradaptasi dengan baik di Paris dan memiliki rasa hormat yang tinggi terhadap pelatih Luis Enrique. PSG pun bertekad kuat untuk mempertahankan aset berharga mereka.

Madrid Alihkan Fokus ke Target Lain

Menyikapi situasi ini, Real Madrid kemungkinan besar akan mengalihkan perhatian mereka kepada target lain. Beberapa nama yang santer dikabarkan masuk radar Los Blancos antara lain Alexis Mac Allister dari Liverpool, Kees Smit dari AZ Alkmaar, serta rencana memulangkan Nico Paz yang saat ini dipinjamkan ke Como.

Advertisement