AS ROMA – Perjalanan karier Paulo Dybala di dunia sepak bola kerap diwarnai pasang surut akibat masalah cedera yang berulang. Guna mengatasi hal tersebut, pemain asal Argentina ini secara rutin menjalani latihan pilates untuk menjaga kebugaran fisiknya.
Riwayat Cedera Dybala
Nama Paulo Dybala mulai dikenal luas sejak berseragam Palermo. Kepindahannya ke Juventus pada tahun 2015 membuka babak baru, namun masalah cedera hamstring dan lutut yang kambuhan mulai menghantuinya pada periode 2020 hingga 2022. Akhirnya, Juventus memutuskan untuk melepas Dybala ke AS Roma pada bursa transfer musim panas 2022.
Awalnya, kepindahan ke AS Roma berjalan mulus. Namun, cedera kembali menghampiri striker berusia 32 tahun tersebut. Hingga kini, Dybala telah menjalani musim keempatnya bersama AS Roma, mencatatkan 135 penampilan dengan total 45 gol dan 26 assist.
Manfaat Pilates bagi Dybala
Dybala mengungkapkan betapa beratnya tuntutan fisik dalam sepak bola modern. “Sepakbola saat ini sangat menguras fisi. Mereka semua seperti monster, mereka berlari sangat cepat hingga menakutkan,” ujarnya dalam sebuah wawancara dengan Augustin Creevy di saluran YouTube.
Ia menambahkan bahwa pilates telah memberikan dampak positif yang signifikan. “Pilates sangat membantu saya. Mengambil langkah pertama sangat sulit karena otot soleus saya. Sejak saya mulai Pilates, saya tidak merasakan sakit sama sekali,” jelas Dybala.
Potensi Perpisahan dengan AS Roma
Di tengah performanya yang terus dijaga, AS Roma dikabarkan siap untuk berpisah dengan Dybala di akhir musim ini. Keputusan ini disebut-sebut diambil karena kondisi keuangan klub yang sedang tidak stabil.






