Sepakbola

Mikel Arteta Tolak Permintaan Tanda Tangan Fans Arsenal, Video Viral Picu Pro-Kontra

Advertisement

Sebuah video yang merekam momen Mikel Arteta menolak permintaan tanda tangan dari seorang penggemar Arsenal seusai pertandingan melawan Wigan Athletic di Emirates Stadium, Minggu (15/2/2026), viral di media sosial dan memicu perdebatan di kalangan pendukung klub.

Insiden di Luar Emirates Stadium

Arsenal berhasil meraih kemenangan telak 4-0 atas Wigan Athletic dalam laga ronde keempat Piala FA tersebut. Namun, momen tak biasa terjadi saat manajer Arsenal, Mikel Arteta, meninggalkan stadion bersama keluarganya.

Dalam rekaman video yang beredar, mobil yang ditumpangi Arteta dihentikan oleh beberapa penggemar. Salah seorang di antaranya mendekati jendela mobil sambil membawa jersey kecil Arsenal milik anaknya.

“Untuk anak saya, bisakah Anda menandatangani jersey ini? Saya mohon ini buat anak saya… Anak saya menggemari Arsenal,” ujar penggemar tersebut memohon kepada Arteta. Ia menambahkan, “Hanya satu tanda tangan saja Arteta, saya mohon. Ini buat anak saya, tolonglah. Anak saya mencintai Anda.”

Namun, Mikel Arteta tidak menggubris permintaan tersebut. Ia bahkan tidak membukakan jendela mobilnya. Pria asal Spanyol itu hanya memberikan gestur penolakan dengan tangannya sebelum akhirnya tancap gas meninggalkan lokasi.

Video kejadian ini kemudian menyebar luas dan memicu berbagai reaksi dari penggemar Arsenal.

Advertisement

Pro-Kontra di Kalangan Penggemar

Insiden tersebut menimbulkan pro dan kontra di kalangan pendukung Meriam London. Sebagian besar membela Arteta, dengan alasan bahwa sang pelatih memprioritaskan keselamatan keluarganya dalam situasi yang berpotensi menjadi kacau.

Ada pula yang mempertanyakan keaslian niat penggemar tersebut, apakah jersey itu benar-benar ditujukan untuk anaknya.

Di sisi lain, tak sedikit yang mengecam sikap dingin Arteta terhadap penggemar tersebut. Beberapa pihak menyebutnya arogan dan menilai tindakannya meninggalkan pengalaman buruk bagi ayah dan anak tersebut.

Kejadian ini menjadi sorotan dan perdebatan hangat di kalangan komunitas penggemar Arsenal mengenai interaksi antara figur publik dan penggemar.

Advertisement