Cremona – Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memuji penampilan anak asuhnya yang dinilai sangat dewasa saat meraih kemenangan 2-0 atas tuan rumah Cremonese dalam lanjutan Liga Italia di Stadio Giovanni Zini, Minggu (02/02/2026). Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Inter di puncak klasemen.
Dominasi dan Gol Krusial
Inter Milan, yang dijuluki ‘Si Ular’, tampil dominan sepanjang pertandingan. Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski menjadi pencetak gol kemenangan bagi tim tamu. Inter Milan berhasil mencatatkan penguasaan bola mencapai 74 persen, berbanding 26 persen milik Cremonese.
Meskipun Cremonese menunjukkan pertahanan yang solid, Inter Milan mampu memanfaatkan momen-momen krusial untuk mencetak gol. Pelatih Cristian Chivu menekankan pentingnya pemahaman tim terhadap waktu yang tepat untuk menyerang.
Insiden Flare dan Ketahanan Pemain
Pertandingan sempat dihentikan di awal babak kedua akibat insiden pelemparan flare ke lapangan yang mengenai kiper Inter, Emi Audero. Beruntung, Audero dapat bangkit setelah menerima perawatan dan melanjutkan pertandingan, memungkinkan laga kembali bergulir.
Posisi Puncak Klasemen Semakin Kokoh
Dengan tambahan tiga poin dari laga ini, Inter Milan semakin nyaman di puncak klasemen Serie A dengan total 55 poin. Mereka kini unggul tujuh poin dari rival terdekatnya, AC Milan, yang berada di posisi kedua.
Kutipan Pelatih
Cristian Chivu mengungkapkan apresiasinya terhadap performa timnya. “Saya melihat kedewasaan dalam memahami momen-momen yang tepat dalam pertandingan, dan cara-cara untuk meraih kemenangan,” ujar Chivu kepada Sky Sport Italia.
“Dalam hal mendominasi permainan, kami selalu memegang kendali, meskipun mereka tidak memberi kami banyak kesempatan. Kami sedikit lambat dalam mengalirkan bola, karena kami kekurangan energi untuk menyerang lini pertahanan mereka yang rapat, tetapi kemudian kami unggul sebelum jeda babak pertama,” lanjutnya.
Chivu menambahkan, “Setelah jeda, permainan sedikit lebih santai, karena jelas ada sedikit kelelahan, tetapi yang terpenting adalah menang dan kami berhasil melakukannya.”






