Sepakbola

Donyell Malen Tumpul ke Tajam, AS Roma Temukan Solusi Lini Depan Krisis Gol

Advertisement

AS Roma tampaknya menemukan kembali taringnya di lini depan berkat kehadiran Donyell Malen. Sejak didatangkan dengan status pinjaman dari Aston Villa pada Januari lalu, penyerang asal Belanda ini langsung menunjukkan performa impresif. Keputusan klub ibukota Italia itu untuk meminjam Malen demi mendongkrak rasio gol musim ini terbukti tepat. AS Roma sebelumnya tercatat sebagai tim dengan gol paling sedikit di antara tim-tim tujuh besar Serie A.

Malen Langsung Gacor di Olimpico

Performa Donyell Malen langsung mencuri perhatian. Dalam empat penampilannya bersama AS Roma, ia berhasil mengemas tiga gol. Puncak performanya terlihat saat AS Roma menjamu Cagliari di Stadion Olimpico pada Selasa (10/2/2026) dini hari WIB. Malen memborong dua gol yang membawa timnya meraih kemenangan 2-1 atas Cagliari.

Gasperini Lega, Lini Depan Roma Makin Berbahaya

Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menyambut gembira kontribusi Malen. Ia merasa telah menemukan solusi atas masalah lini depan timnya yang sebelumnya ‘irit’ gol. Gasperini yakin Malen akan terus mencetak banyak gol dan timnya kini memiliki kualitas penyerangan yang sulit dihentikan.

“Saya yakin dia akan mencetak banyak gol musim ini, jadi kami harus tahu bagaimana memberikan servis yang tepat sesuai karakteristiknya. Kami punya kualitas di lini serang yang sulit untuk dihentikan sekarang, karena dia punya banyak variasi,” ujar Gasperini dikutip Football Italia.

Advertisement

Dominasi Roma, Tapi Gol Masih Jadi Catatan

AS Roma tampil dominan sepanjang pertandingan melawan Cagliari. Mereka terlihat lebih berbahaya dan berhasil mengamankan tiga poin krusial. Kemenangan ini mengembalikan AS Roma ke jalur positif setelah sebelumnya bermain imbang dengan AC Milan dan menelan kekalahan dari Udinese. Meskipun demikian, Gasperini masih memiliki catatan mengenai jumlah gol yang dicetak timnya.

“Tidak diragukan lagi itu adalah penampilan yang sangat bagus, terutama babak pertama yang dimainkan dalam tempo bagus,” kata Gasperini. “Kami baru saja kalah dari Udinese, tetapi tim menunjukkan karakter kuat untuk bereaksi terhadap kesulitan tersebut, dan juga memainkan permainan yang sangat bagus. Sayang sekali kami tidak mencetak lebih banyak gol, karena itu membuat pertandingan agak terbuka, tetapi itu bagus.”

(Sumber: Football Italia)

Advertisement