Reggio Emilia – Kemenangan telak 5-0 atas Sassuolo di Stadion Mapei, Senin (9/2/2026) dini hari WIB, semakin memantapkan posisi Inter Milan di puncak klasemen Serie A. Namun, pelatih Nerazzurri, Cristian Chivu, enggan timnya disebut sebagai kandidat kuat peraih scudetto musim ini.
Dominasi Inter Milan di Serie A
Inter Milan tampil superior dalam pertandingan tersebut. Gol-gol kemenangan Inter dicetak oleh Yann Bisseck dan Marcus Thuram di babak pertama, disusul oleh Lautaro Martinez, Manuel Akanji, dan Luis Henrique di babak kedua. Ini merupakan kemenangan ke-11 Inter dalam 12 pertandingan terakhir di Liga Italia.
Sejak November, Inter Milan belum terkalahkan dan kini nyaman menduduki puncak klasemen dengan mengoleksi 58 poin dari 24 pertandingan. Mereka unggul delapan poin dari rival terdekat, AC Milan, yang baru memainkan 23 laga. Laga Milan melawan Como sendiri ditunda hingga 18 Februari karena Stadion San Siro akan digunakan untuk pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026.
Chivu: Masih Jauh dari Sempurna
Meskipun berada dalam posisi yang sangat menguntungkan, Cristian Chivu menegaskan bahwa timnya belum aman. Saat ditanya mengenai peluang meraih scudetto di akhir musim, pelatih asal Rumania itu secara tegas menyatakan, “Nol persen bagi saya.”
“Masih ada 14 laga lagi. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” ujar Chivu kepada DAZN. Ia menekankan pentingnya fokus pada pertandingan selanjutnya, yaitu menjamu Juventus pada Minggu (15/2) dini hari WIB. Kemenangan atas Juventus akan sangat krusial untuk mempertahankan keunggulan poin mereka.
Chivu mengingatkan anak asuhnya untuk tidak terlena dengan posisi saat ini. “Kami tidak boleh melupakan posisi awal kami. Kami tidak boleh takut akan apa pun, tetapi kami harus menyadari bahwa kami masih bisa berkembang. Tidak ada yang namanya kesempurnaan.”
Ia menambahkan, “Ini tidak mudah karena masih ada jalan panjang di liga dan inilah fase penting musim ini. Kami sudah setengah jalan dalam maraton, kami harus tetap bersikap dewasa dan kompetitif.”






