Arsenal harus puas bermain imbang 2-2 melawan Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium pada Kamis (19/2/2026), dalam lanjutan Liga Inggris. Hasil ini memicu pertanyaan mengenai tekanan yang dihadapi The Gunners dalam mempertahankan posisi puncak klasemen.
Gol Cepat Terbuang Sia-sia
Arsenal sempat unggul dua gol lebih dulu melalui Bukayo Saka dan Piero Hincapie. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Wolverhampton berhasil memperkecil ketertinggalan berkat gol Hugo Bueno, sebelum gol bunuh diri Riccardo Calafiori di menit akhir laga membuyarkan kemenangan yang sudah di depan mata.
Posisi Puncak Terancam
Dengan hasil imbang ini, Arsenal masih memimpin klasemen dengan 58 poin. Namun, keunggulan lima angka dari Manchester City di posisi kedua berpotensi menipis menjadi dua poin, mengingat City belum memainkan laga pekan ini. Situasi ini menambah beban bagi Arsenal, yang dinilai mulai kesulitan mengatasi tekanan di fase krusial kompetisi.
Arteta Akui Performa Buruk, Janjikan Respons di Lapangan
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tidak banyak berkomentar mengenai isu tekanan yang dihadapi timnya. Namun, ia mengakui bahwa performa anak asuhnya saat melawan Wolves jauh di bawah standar yang dibutuhkan. Arteta menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit dan membuktikan diri di pertandingan berikutnya.
“Saya rasa setiap pertanyaan, setiap kritik, setiap opini, harus kita terima dengan lapang dada hari ini. Saya rasa itu saja. Setiap pukulan, setiap peluru, terimalah, karena kita tidak tampil sesuai dengan level yang dibutuhkan. Apa pun yang dikatakan orang bisa benar karena kita tidak melakukan apa yang harus kita lakukan,” ujar Arteta dikutip dari situs resmi Arsenal.
Arteta menambahkan bahwa cara terbaik untuk merespons keraguan adalah melalui aksi nyata di lapangan.
“Cara untuk membuktikannya adalah di lapangan pada hari Minggu, dalam kesempatan besar yang kita miliki. Kita selalu melakukannya, tetapi kita akan lebih kuat jika kita menunjukkannya lagi di lain waktu. Untuk membicarakannya di sini, itu sederhana, kita harus menunjukkannya di lapangan,” jelasnya.
Pertandingan berat selanjutnya akan dihadapi Arsenal pada Derby London Utara melawan Tottenham Hotspur pada 22 Februari mendatang.






