Performa Arsenal di awal tahun 2026 menunjukkan tren yang mengkhawatirkan dalam perburuan gelar Liga Inggris. Tim berjuluk Meriam London ini kembali menunjukkan tanda-tanda inkonsistensi yang berujung pada hilangnya poin krusial.
Hasil Seri Beruntun Buka Peluang Manchester City
Terbaru, Arsenal harus puas bermain imbang saat bertandang ke markas Wolverhampton Wanderers pada Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. Sempat unggul dua gol, Arsenal akhirnya harus kebobolan dua kali oleh Hugo Bueno dan Tom Edozie, mengakhiri laga dengan skor 2-2. Ini merupakan hasil seri kedua berturut-turut bagi Arsenal setelah sebelumnya ditahan imbang oleh Brentford.
Rentetan hasil imbang ini memberikan keuntungan bagi rival terdekat mereka, Manchester City. Saat ini, kedua tim hanya terpaut lima poin, namun Manchester City masih memiliki satu pertandingan sisa. Hal ini membuka potensi bagi City untuk memangkas jarak menjadi hanya dua poin saja.
Statistik Menurun di Awal 2026
Performa Arsenal di delapan pertandingan Liga Inggris sepanjang tahun 2026 ini memang terlihat menurun drastis. Dari delapan laga tersebut, tim asuhan Mikel Arteta hanya mampu meraih tiga kemenangan, empat kali imbang, dan satu kekalahan. Mereka hanya mengumpulkan 13 poin dari kemungkinan 24 poin yang tersedia.
Perbandingan dengan 19 pertandingan sebelumnya sangat mencolok. Dalam periode tersebut, Arsenal tampil dominan dengan 14 kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya dua kekalahan, mengumpulkan 45 poin dari total 57 poin yang bisa diraih.
Saka Akui Kekecewaan dan Mendesak Perbaikan
Situasi ini memicu kekecewaan di kalangan pemain. Bukayo Saka mengungkapkan perasaannya setelah pertandingan melawan Wolverhampton.
“Suasana ruang ganti saat ini sangat datar. Sangat kecewa dengan hasilnya dan terutama dengan cara kami bermain di babak kedua. Jauh dari standar yang kami tetapkan musim ini,” ujar Saka kepada Sky Sports.
Saka menambahkan pentingnya tim untuk segera melakukan evaluasi dan perbaikan.
“Waktunya kami merenungkan beberapa penampilan terakhir dan membereskan isu-isunya segera, jadi kami bisa kembali menang lagi, merangkai laju, dan membangun momentum sebab kami agak kehilangan itu saat ini.”






